- YouTube/Trans7Official
Dulu Alami KDRT, Kini Ibu Nizam Curiga Mantan Suami Ikut Terseret dalam Kematian Putranya
Lisna masih mengingat dengan jelas bagaimana perlakuan kasar itu kerap terjadi karena masalah-masalah kecil.
“Gara-gara hal sepele juga. Misalnya dia pulang dari luar banyak cupangnya. Saya nanya doang, dia marah-marah,” kenang Lisna.
Tak hanya itu, Lisna juga sempat mengalami kekerasan fisik yang mengerikan.
Ia mengaku pernah dipotong rambutnya dengan golok oleh suaminya sendiri saat sedang hamil.
“Marah banyak we. Secara fisik kayak sampai rambutnya dipotong pakai golok. Saya sempat. Ibu saya juga sempat nanya kenapa rambut pendek, kan lagi hamil jangan potong rambut. Saya bilang, karena gerah, padahal itu dipotong sama golok," ungkapnya.
Kisah pilu Lisnawati ini menggambarkan betapa panjang penderitaannya dari menjadi korban KDRT hingga kehilangan anak yang dicintainya.
Kini, setelah Nizam meninggal dunia, Lisna mengaku firasatnya kembali kuat bahwa Anwar bisa saja memiliki peran dalam tragedi ini, baik secara langsung maupun melalui pembiaran.
Kecurigaan itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Lisna juga mengaku mendapat pesan dari mantan suaminya yang menyebut “ikhlaskan saja kalau si Raja (Nizam) meninggal” alih-alih segera membawa anaknya ke rumah sakit.
Pernyataan itu kini menjadi bagian dari laporan polisi yang telah dibuat oleh Lisnawati dan kuasa hukumnya, Krisna Murti, di Polres Sukabumi. (adk)