news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas.
Sumber :
  • Sustaination

Deretan Gurita Bisnis Penting Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP yang Status Paspor Anaknya Dianggap Masih WNI

Berikut daftar 3 gurita bisnis andalan Awardee program beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas yang disorot akibat kontroversi paspor WNA Inggris anaknya.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kontroversi alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas terus menjadi sorotan publik.

Belakangan ini, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) ikut menyoroti kasus Dwi Sasetyaningtyas. Perhatian itu menyikapi ucapan kontroversi "cukup aku aja yang WNI, anakku jangan".

Dirjen AHU Kemenkum, Widodo tentu menyikapi kasus tersebut. Pihaknya memastikan status anak alumni penerima beasiswa LPDP itu masih Warga Negara Indonesia (WNI).

Widodo menjelaskan alasan anak Dwi Sasetyaningtyas masih berstatus WNI. Meski ada paspor warga negara asing (WNA) Inggris, status WNI anak Tyas masih melekat dipengaruhi oleh kedua orang tuanya.

"Kedua orang tuanya sampai saat ini (Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Irwantoro) masih Warga Negara Indonesia. Kalau dua WNI memiliki keturunan, tentu anaknya masih anak Indonesia gitu," kata Widodo dilansir dari kanal youTube resmi Ditjen AHU Kemenkum, Sabtu (28/2/2026).

Ketentuan ini telah tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Kata Widodo, Indonesia berpegang pada prinsip kewarganegaraan tunggal didasari oleh garis keturunan.

Di balik itu semua, publik kerap menyoroti seputar hal lain dari Tyas, mulai dari latar belakang sebagai Awardee LPDP hingga gurita bisnis yang rentan terdampak kontroversi tersebut.

3 Bisnis Penting Dwi Sasetyaningtyas setelah Menjadi Awardee LPDP

Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

1. Sustaination

Tyas mendirikan Suustaination pada 2018. Bisnis ini menjadi hal utama dipopulerkan alumni LPDP tersebut.

Sustaination merupakan wadah atau platform e-commerce menyediakan banyak produk ramah lingkungan. Pergerakan komunitas ini tentu menyasar pada bidang gaya hidup berkelanjutan (sustainable living).

Kehadiran Sustaination terus mendongkrak masyarakat Indonesia memiliki gaya hidup minim sampah atau zero waste.

Caranya bagaimana? Sustaination memiliki sejumlah kegiatan utama, mulai dari berbagi tips mengelola dan memilah sampah rumah tangga hingga terus mendalami seputar informasi isu-isu lingkungan terbaru.

Di tengah kegiatan utama tersebut, Sustaination membuka toko daring. Platform ini menjual sejumlah barang yang ramah lingkungan, seperti peralatan makan pakai ulang, produk perawatan tubuh alami, hingga pembalut kain.

Hingga kini, Sustaination telah berhasil bekerja sama dengan sejumlah pihak. Sasaran kerja sama platform tersebut, misalnya pengrajin dan UMKM lokal demi menciptakan produk ramah lingkungan dan gaya hidup hijau.

Keberhasilan Sustaination menjadikan Tyas mengisi kegiatan sebagai konten kreator. Dengan peran tersebut, istri Arya Iwantoro ini sering berbagi edukasi tentang lingkungan hingga pemberdayaan perempuan lewat media sosial.

2. Cerita Kompos

Cerita Kompos merupakan inisiatif berupa media sosial yang disemarakkan oleh Tyas. Kehadiran Cerita Kompos sebagai "anak perusahaan" dari Sustaination.

Dalam hal ini, Cerita Kompos sebagai perpanjangan tangan bisnis utama Tyas, yakni Sustaination. Kehadirannya memperkenalkan betapa pentingnya memproduksi kompos secara mandiri kepada masyarakat.

Masyarakat mendapat edukasi memproduksi kompos yang bermanfaat dari hasil mengolah sampah organik. Nantinya, kompos-kompos tersebut akan menjadi ekosistem dan membantu ekonomi masyarakat.

Cerita Kompos mengedepankan edukasi tersebut sejak dari dapur. Oleh karena itu, Cerita Kompos menyediakan berbagai alat pendukung, mulai dari wadah komposter, aktivator, serta sekam untuk menggantikan unsur karbon.

Dengan kegiatan berbagi tips praktis dapat mengurangi pengalokasian sampah ke TPA lebih dari 50 persen.

3. BisnisBaikClub

BisnisBaikClub merupakan platform sebagai wadah belajar bisnis yang dicanangkan oleh Tyas. Targetnya menyasar pada para ibu yang ingin memiliki pendapatan dari rumah.

Nantinya, mereka akan menjadi pemilik usaha (produsen) memegang prinsip etis dan ramah lingkungan. Tyas merancang bisnis ini dengan menyuarakan tagar #JagoJualan.

Dengan adanya tagar tersebut, para pengusaha UMKM memiliki wadah belajar bagaimana cara membangun bisnis tidak hanya mengedepankan keuntungan finansial,  tetapi berdampak positif terhadap lingkungan, manusia (people), serta sosial.

BisnisBaikClub menyediakan ruang pertemuan para pelaku bisnis. Di sana, mereka saling bertukar ide hingga membentuk kolaborasi demi memperkokoh pasar produk UMKM lokal yang mempunyai manfaat besar.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral