news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dwi Sasetyaningtyas..
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Sindiran Tajam Anhar Gonggong untuk Dwi Sasetyaningtyas: Pintar Tapi Bodoh, Cabut Warganegaranya!

Anhar Gonggong kecam Dwi Sasetyaningtyas yang pamer paspor anak WNA. Ia menyebut Dwi “pintar tapi bodoh” dan minta kewarganegaraannya dicabut.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:54 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus Dwi Sasetyaningtyas, alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), kembali mencuat dan menuai polemik di media sosial.

Semuanya berawal dari unggahan Dwi yang memamerkan paspor anaknya yang kini berkewarganegaraan Inggris.

Unggahan itu dinilai menyinggung banyak pihak karena dinarasikan seolah mengecilkan Indonesia dan membanggakan status warga negara asing (WNA).

Salah satu yang menyoroti keras tindakan Dwi adalah sejarawan sekaligus politisi senior, Anhar Gonggong.

Dalam pernyataan tegasnya, Anhar menilai bahwa sikap Dwi merupakan bentuk penghinaan terhadap negara dan bangsa Indonesia yang selama ini telah memberinya kesempatan besar melalui program beasiswa negara.

“Saya betul-betul tersinggung sebagai warga negara, karena ini semacam penghinaan. Seakan-akan negara ini tidak punya apa-apa dibanding Inggris. Padahal, dia mendapatkan posisi itu dengan biaya dari Republik Indonesia,” ujar Anhar seperti dikutip dari kanal YouTube pribadinya.

Anhar menyebut tindakan Dwi sebagai contoh nyata orang pintar yang justru bertindak bodoh.

Menurutnya, seseorang yang memperoleh pendidikan dan kesempatan dari dana publik seharusnya memiliki rasa tanggung jawab moral terhadap negara yang membesarkannya.

Namun, pernyataan Dwi di media sosial justru menunjukkan sebaliknya.

“Terbalik pikirannya itu. Orang pintar tapi bodoh. Orang pintar yang bodoh,” tegasnya.

Lebih jauh, Anhar menyebut bahwa sikap Dwi menunjukkan minimnya rasa nasionalisme dan loyalitas terhadap Republik Indonesia.

Ia menyayangkan bahwa seseorang yang telah dibiayai penuh oleh negara justru memperlihatkan perilaku yang seolah menyesali status kewarganegaraannya sebagai WNI.

“Dia tidak sadar bahwa memperoleh kesempatan tinggal di Inggris sekarang itu karena Republik Indonesia yang memberikan biaya pada dia. Artinya apa? Saya meminta pemerintah pecat aja dia sebagai warga negara,” ujarnya lantang.

Sejarawan tersebut juga menilai bahwa tindakan Dwi bukan hanya mencoreng nama pribadi, tetapi juga memalukan bangsa Indonesia di mata dunia. Ia menyebut, sebagai penerima beasiswa negara,

Dwi memiliki tanggung jawab moral untuk mengembalikan kontribusi positif bagi Indonesia, bukan malah merendahkannya.

“Orang seperti ini kita tidak butuhkan. Orang yang sok pintar, yang bahkan pintarnya tapi bodoh sebagai warga negara Republik Indonesia lebih baik dipecat aja. Memalukan malah, mempermalukan bangsa Indonesia seakan bangsa ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan Inggris,” kata Anhar.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral