- YouTube/caknundotcom
Viral Ramalan Cak Nun Soal Perang Iran dengan Israel dan AS, Kini Jadi Kenyataan
tvOnenews.com - Sebuah video lama dari penceramah Emha Ainun Nadjib kembali viral di media sosial setelah ramalannya 14 tahun silam disebut-sebut terbukti.
Dalam potongan video ceramahnya yang beredar luas di platform Instagram dan TikTok, Cak Nun secara gamblang menyebut bahwa suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika Serikat, sementara Arab Saudi akan berpihak kepada Israel.
Potongan video tersebut diambil dari ceramah Cak Nun pada tahun 2012 di Masjid Raya Klaten.
Kala itu, Cak Nun berbicara tentang dinamika geopolitik Timur Tengah dan potensi konflik yang bisa melibatkan kekuatan besar dunia.
Meski pernyataan itu disampaikan lebih dari satu dekade lalu, isi pesannya kini dianggap “menyentuh kenyataan.”
“Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika, dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel. Pertanyaannya untuk Indonesia: Indonesia membela mana?” ujar Cak Nun dalam video yang viral tersebut.
Pernyataan itu juga disertai analisis mendalam mengenai konflik ideologis dan keagamaan di kawasan Timur Tengah.
Cak Nun menilai bahwa konflik di sana tidak hanya soal politik, tetapi juga menyangkut perebutan pengaruh spiritual dan keagamaan.
“Mohon maaf kalau saya salah, Israel itu juga melakukan provokasi yang luar biasa di Arab Saudi dengan meningkatkan faham-faham yang kemudian menguasai Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Tujuannya sederhana: memutus hubungan batin antara umat Islam dengan Rasulullah SAW,” lanjut Cak Nun dalam ceramahnya.
Pernyataan ini kembali diangkat publik setelah perang besar antara Iran dan Israel pecah kembali pada tahun 2025 hingga berlanjut pada awal 2026.
Dilansir dari Detikcom, Suko Widodo, sahabat dekat Cak Nun, membenarkan bahwa pernyataan itu benar adanya.
Ia menjelaskan bahwa ceramah tersebut merupakan bentuk analisis geopolitik rasional.
"Iya, (prediksi berdasarkan pengetahuan) geopolitik. Geopolitik dan ya, apa ya, informasi intelijen dari jaringan Cak Nun kan juga internasional. Itu bukan irasional, sangat rasional perhitungan-perhitungan Cak Nun itu," jelas Suko.
Suko, yang sudah mendampingi Cak Nun dalam berbagai forum diskusi sejak 2009, menyebut bahwa pemikiran Cak Nun memang kerap melampaui zamannya.