- YouTube/TransTVOfficial/DennySumargo
Anwar Satibi Tepis Tuduhan KDRT dan Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Ibu Tiri Nizam
tvOnenews.com - Anwar Satibi tepis tuduhan KDRT dan buka-bukaan soal fakta mengejutkan terkait ibu tiri Nizam.
Ayah kandung Nizam Syafei ini memberikan klarifikasi saat sejumlah tuduhan lama kembali diungkit, termasuk dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Ibu kandung Nizam, Lisnawati, memang telah mengungkit kembali tindakan KDRT yang dialaminya saat masih menjadi istri Anwar Satibi sekitar 12 tahun lalu.
Pada akhir Februari 2026, Lisnawati resmi melaporkan mantan suaminya ke Polres Sukabumi atas dugaan kelalaian dan penelantaran yang mengakibatkan kematian putra mereka, Nizam (12 tahun).
Lisnawati mengaku motif perceraiannya dulu dipicu oleh perilaku kasar Anwar, termasuk insiden penyiksaan berupa penyiraman air panas.
Selain KDRT terhadap dirinya, Lisnawati juga membongkar bahwa Anwar diduga melakukan kekerasan fisik kepada Nizam sebelum anak tersebut meninggal di tangan ibu tirinya, TR.
Ia mengungkapkan bahwa ia sudah sekitar 4–5 tahun tidak diperbolehkan bertemu dengan Nizam.
Terlihat dalam unggahan YouTube Cumicumi pada 1 Maret 2026, Anwar Satibi ditemani Kakek Isep memberikan keterangan kepada awak media.
Awak media menanyakan kondisi Anwar terkait tuduhan yang ramai muncul, termasuk dugaan keterlibatan atau pembiaran dalam kasus Nizam. Anwar Satibi tegas menepis semua tuduhan itu.
“Ya itu semua tidak benar ya. Kalau dibiarkan, enggak mungkin saya masukkan pesantren pondok dan saya sekolahkan,” kata Anwar Satibi, ayah kandung Nizam.
Saat ditanya tentang dugaan KDRT yang kini dibongkar oleh ibu kandung dan TR, Anwar menegaskan, “Ya, ini yang saya sayangkan, Mbak, ya. Harapan saya ibunya anak saya ini datang, ya maksudnya datang dengan pengacaranya itu untuk menguak kasus-kasus ini, ada kejanggalan ini tentang kematian anak saya dan anak dia juga.”
Anwar menekankan bahwa dugaan KDRT yang sudah terjadi 12 tahun lebih tidak relevan untuk diperbincangkan sekarang, “Kalau dia mempermasalahkan masalah KDRT yang sudah terjadi 12 tahun lebih, ini kayaknya tidak relevan, Mbak, ya.”
Mengenai siapa yang dimaksud, Anwar menegaskan, “Ya, yang ibu kandung, yang waktu sama ibu kandung anak saya ya. Ini kan sudah terjadi 12 tahun yang lalu, tapi sekarang kok diumbar kembali gitu.”
Sementara terkait ibu tiri Nizam, TR, Anwar mengaku ada kekerasan yang terjadi, namun juga menekankan dirinya telah membuat banyak perlindungan, “Kalau sama TR ini saya akan nolak keras ya. Saya melakukan KDRT. Sebetulnya yang melakukan KDRT itu TR sama saya, tapi saya memang banyak membuat ya perlindungan gitu.”
“Pertama terjadi KDRT itu saya kanjut saya dipukul ya sama TR ini dan saya juga pernah dicekik juga di kamar,” tambah Anwar Satibi.
Kakek Isep menegaskan pentingnya bukti dalam menilai tuduhan KDRT, “Jadi gini, kalau menuduh KDRT itu kan harus dengan bukti.”
Reaksi jujur Anwar Satibi ini menyoroti fakta bahwa tuduhan lama terus diungkit, sementara fokusnya tetap pada perlindungan anak dan keadilan atas kematian Nizam Syafei.
(anf)