- dok.kolase tvonenews.com
Kisruh di Balik Layar Animasi Nussa Rara, Terungkap Alasan Annisa Hadiyanti Dikeluarkan dari Perusahaan
Jakarta, tvonenews.com- Dugaan perselingkuhan dibalik layar animasi Nussa Rara terus menjadi sorotan publik, sampai menarik perhatian Denny Sumargo mengundang pihak terkait.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Denny Sumargo
Pihak tersebut merupakan founder atau pendiri dari animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro. Ia salah satu dari tiga yang mendirikan animasi islami ini, dan mantan istrinya, Annisa Hadiyanti.
Kisruh di balik layar animasi Nussa Rara ini mencuat, karena adanya satu akun dimedia sosial Thread yang membagikan tulisan adanya dugaan perselingkuhan diposting pada Januari 2026 lalu.
Dalam penjelasan Denny Sumargo yang mengundang kedua pihak tersebut, Anita mengakui tidak medapatkan bayaran dan dikeluarkan dari perusahaan atau studio animasi The Little Giantz yang memproduksi animasi Nussa Rara itu.
"Mbak Anisa merasa hak-hak dia dari Nussa Rara itu tidak diberikan, bagaimana dia posisinya?," tanya Denny kepada Aditya, dalam podcast curhatbangdensu, dikutip Rabu (11/3).
- dok.kolase tvonenews.com
Mendengar pertanyaan tersebut, Aditya selaku founder dan mantan suami Anita itu menjelaskan posisi mantan istrinya tersebut. Ternyata sempat menjabat sebagai komisaris.
Jabatan komisaris itu disebut Aditya hanya sebagai bentuk pengurusan organisasi yang dibentuk. Peran secara langsung tidak ada dalam produksi, sehingga tidak mendapatkan gaji dari perusahaan.
Dengan begitu, kewajiban dalam memberikan gaji kata Adit tidak ada. Hal ini juga sudah mendapatkan kesepakatan bersama di awalnya. Katanya eks Istri juga menyetujui hal tersebut.
"Mantan, saya nikah sama istri di 2011 dan pisahnya 2022. Nussa Rara ini berdiri tahun 2018, secara hak cipta dia (eks istri) tidak tertera di dalam organisasi. Dia hanya sebatas komisaris, apakah terjun langsung dalam produksi? tidak sama sekali, dia tidak terlibat sama sekali dalam prosesnya," jelas Aditya kepada Denny.
Sementara posisinya sebagai Komisaris dikeluaran karena digantikan dengan seseorang yang lebih kompeten kata Adit.
"Alasan masukin dia sebagai komisaris (eks istri), dulunya pas pendirian dulunya memang dia ada pemegang saham ada, seiring waktu masuk projek, menghadirkan orang kompeten untuk berkompetensi. Dan dia hanya sebatas komisaris saja, tidak ada atau dapat gaji dari PT," sambungnya.