News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Instruksi Gubernur DKI Soal Pilah Sampah Sudah Berlaku, Nussa Rarra Ikut Turun Tangan

Sejak pertama kali hadir pada 2018, kakak beradik Nussa Rara dikenal melalui cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia.
Rabu, 10 Juni 2026 - 20:58 WIB
Serial animasi Nussa Rara
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Nussa Official

Jakarta, tvOnenews.com - Penerapan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang kewajiban memilah sampah dari rumah telah berlaku sejak 10 Mei 2026. Namun, bagi banyak keluarga, tantangan terbesar bukan hanya menjalankan aturan tersebut, melainkan bagaimana menjelaskan pentingnya memilah sampah kepada anak-anak.

Upaya itu terlihat dalam gelaran Jakarta Future Festival (JFF) for Kids 2026 yang berlangsung akhir pekan lalu. Melalui karakter animasi populer Nussa dan Rarra, anak-anak diajak mengenal cara memilah sampah dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aktivitas bertajuk "Pilah Sampah Bersama Nussa", peserta diperkenalkan pada tiga kategori sampah yang kini menjadi dasar pemisahan dari rumah tangga, yakni sampah organik, anorganik, dan daur ulang.

Tak sekadar mendengarkan penjelasan, anak-anak juga diajak mempraktikkan langsung cara memilah sampah melalui berbagai permainan interaktif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Bahkan, tidak sedikit anak yang masih bertahan di area aktivitas setelah sesi berakhir.

Karakter Nussa dan Rarra dinilai menjadi jembatan yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan penting kepada anak. Sejak pertama kali hadir pada 2018, kakak beradik tersebut dikenal melalui cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia.

Melalui pendekatan tersebut, edukasi lingkungan pun terasa lebih mudah diterima oleh anak-anak.

"Nussa dan Rarra sudah lama menjadi bagian dari kehidupan keluarga Indonesia. Karakter yang dekat bisa menjadi jembatan yang jauh lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada anak-anak, termasuk soal lingkungan. Yang kami saksikan di JFF memperkuat keyakinan itu, anak-anak tidak merasa sedang diajarkan, mereka merasa sedang bermain bersama teman," ujar Chief of Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma, dalam keterangannya, dikutip Rabu (10/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain membantu anak mengenali jenis-jenis sampah, kegiatan tersebut juga memperkuat pemahaman bahwa kebiasaan memilah sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Dengan mengetahui ke mana sampah harus dibuang dan mengapa pemilahan penting dilakukan, anak-anak diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga membangun kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nova Arianto Terima Kabar Buruk, AFC Larang Seorang Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027

Nova Arianto Terima Kabar Buruk, AFC Larang Seorang Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menerima kabar buruk jelang Piala Asia U-20 2027. Sebab, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melarang seorang pemain diaspora untuk memperkuat skuad Garuda Nusantara.
Polda Metro Bongkar Peredaran Narkoba Hingga Kepemilikan Senpi di Bekasi, Lima Pelaku Diamankan

Polda Metro Bongkar Peredaran Narkoba Hingga Kepemilikan Senpi di Bekasi, Lima Pelaku Diamankan

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis sabu dan etomidate di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Ryan Giggs mengungkap fakta mengejutkan bahwa Manchester United pernah memiliki peluang merekrut Kylian Mbappe saat masih muda, tetapi tim pencari bakat klub.
Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Gunung Lewotolo tidak lagi terdeteksi dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis, 10 September 2026.
Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Mediol Yoku mengaku siap tempur saat debut bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada Asian Games 2026. Pevoli asal Papua tersebut ingin membuktikan dirinya di panggung internasional setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu SEA Games.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral