- Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi
Di Depan Dedi Mulyadi, Kades Hoho Ungkap Kisruh Seleksi Perangkat Desa di Banjarnegara
Hoho mengaku hingga saat ini keputusan tersebut belum juga ditandatangani.
“Belum sampai sekarang,” jawabnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mencoba menemui bupati, namun belum berhasil bertemu.
“Intinya kan kita menyampaikan supaya dipercepat saja karena sudah dua kali audiensi. Masa mau tiga kali empat kali pertanyaannya itu-itu saja,” kata Hoho.
Hoho juga menjelaskan bahwa sebenarnya pihak yang tidak puas dapat menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
“Kalau upaya hukum seharusnya kan PTUN karena itu kan perdata,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyarankan agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum jika memang ada dugaan kecurangan.
“Iya. Di PTUN kalau misalnya ada indikasi kecurangan, laporin polisi saja,” ujar Dedi Mulyadi.
Hoho pun mengaku bahwa laporan terkait persoalan tersebut sudah diajukan kepada pihak kepolisian.
“Iya, gitu. Sudah dilaporin kemarin,” kata Hoho.
Meski demikian, ia mengaku masih merasa tertekan karena proses penyelesaian dinilai berjalan cukup lama.
“Ya sebenarnya sih ini terlalu lama, Pak Dedi. Saya juga ditekan sama yang nilainya tinggi, yang terbaik,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Kades Hoho untuk menyampaikan langsung polemik seleksi perangkat desa yang terjadi di wilayahnya kepada Dedi Mulyadi, sekaligus meminta pandangan agar persoalan tersebut dapat segera menemukan jalan keluar.
(anf)