- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal
Mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dirinya akan berada di Gedung Pakuan untuk bertemu dengan warga.
“Bagi yang melaksanakan besok, saya melaksanakan shalat Id di halaman Gedung Sate, dan jam 8 sampai jam 10 saya berada di Gedung Pakuan. Kalau ingin bertemu kita makan bareng di situ, mangga saya tunggu,” katanya.
Tak lupa, Dedi Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang tetap menjalankan tugas selama momen Lebaran.
Ia menyadari bahwa banyak di antara mereka harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan kelancaran arus mudik.
“Terima kasih ya sudah meninggalkan keluarganya, tidak takbiran bersama keluarga, tidak shalat Id bersama keluarga, tetap fokus di pos-pos bertugasnya,” ucapnya.
Petugas yang dimaksud meliputi aparat kepolisian, tenaga kesehatan, petugas perhubungan, hingga relawan yang berjaga di berbagai titik untuk membantu pemudik.
Sebagai salah satu jalur utama mudik di Pulau Jawa, Jawa Barat memang memiliki tantangan tersendiri.
Tingginya volume kendaraan, kondisi jalan, hingga fasilitas penunjang seperti rest area dan layanan publik menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan pemudik.
Pengakuan dari Dedi Mulyadi terkait belum maksimalnya fasilitas menunjukkan adanya transparansi dari pemerintah daerah.
Hal ini juga menjadi sinyal bahwa masih diperlukan berbagai pembenahan untuk menghadapi arus mudik yang setiap tahunnya. (adk)