news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Sambil Menahan Tangis, Gubernur Dedi Mulyadi Sampaikan Permohonan Maaf Pada Warga Jawa Barat

Di momen Hari Raya Idulfitri, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan pidato dan permintaan maafnya kepada seluruh warga Jabar. Yuk, simak selengkapnya!
Senin, 23 Maret 2026 - 23:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Jawa Barat di momen Idulfitri 2026.

Di momen Lebaran tahun ini, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maafnya secara langsung di hadapan jamaah yang hadir melaksanakan salat id di pelataran Gedung Sate Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

"Dalam kesempatan ini saya sebagai Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf ke seluruh warga Jawa Barat dalam perjalanan setahun kepemimpinan sampai menjelang Syawal 1447 Hijriah ini," ucap pembukaan pidatonya, melansir dari tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Ia menyebut bahwa pemerintah tumbuh untuk melayani, mengayomi, melayani, mengikuti, serta menepati apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Terkait hal itu, KDM menyebut bahwa ia dan jajarannya sadar betul bahwa dalam setahun masa kepemimpinannya ini, masih banyak warga Jabar yang belum puas dengan kinerjanya.

"Di bidang infrastruktur, saya memahami bahwa kemampuan pemerintah dalam pengalokasian keuangan belum bisa memuaskan seluruh warga Jabar," kata KDM.

"Sampai pelosok pedesaan masih mendapatkan jalan-jalan yang bolong dan berlubang, masih didapatkan jalan irigasi yang belum terbangun dengan baik, masih didapatkan rumah-rumah rewot yang bocor ketika hujan tiba," sambungnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berpidato di Gedung Sate
Sumber :
  • Instagram @jabarprovgoid

Sementara di aspek lain, seperti pendidikan, KDM juga menemukan tidak sedikit anak yang belum bisa bersekolah dengan sempurna.

Dari aspek kesehatan, masih banyak orang yang kesulitan dalam mendapatkan pengobatan lantaran tidak masuk data penerima BPJS subsidi pemerintah.

"Itu seharusnya tidak terjadi," ucap Dedi Mulyadi dengan sedih.

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi senantiasa berkomitmen untuk selalu mementingkan kepentingan rakyat di atas kepentingan apa pun.

"Untuk itu kami akan terus melakukan evaluasi, penanganan dan mohon ampun kepada Allah Subhanahu wa taala, dan minta maaf pada seluruh warga apabila ada belanja-belanja yang semestinya dibelanjakan kepada kepentingan masyarakat masih digunakan untuk kepentingan yang lain," jelasnya.

Sebagai pemimpin di Jawa Barat, Dedi Mulyadi berusaha sebaik mungkin untuk melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

"Saya tekankan sekali lagi, (pemerintah) telah mengambil sebagian harta dari sebagian masyarakat Jawa Barat dalam bentuk layanan pajak dan harta itu diambil oleh kita, negara-negara dan kita bersumpah dalam sumpah jabatan kita bahwa, kita akan menolaknya untuk kepentingan rakyat," ucapnya tegas.

(nka)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral