- TikTok/@@mitrapangaubanbatujajar
Buntut Aksi Joget Cuan MBG di Dapur SPPG, Hendrik Irawan Prihatin Pada 150 Pegawai yang Tidak Bekerja
Dengan nada kecewa, Hendrik mengatakan SPPG Pangauban tidak akan beroperasi hingga tuntutan ini dicabut.
“Sampai di sini juga, SPPG Pangauban mulai hari ini dan kedepannya tidak akan beroperasi lagi sampai tuntutan dicabut sama ibu Nanik,” kata Hendrik.
“Saya sebagai mitra hanya bisa mendoakan mudah-mudahan kedepannya menjadi pelajaran saya lebih berhati-hati dalam bersosial media,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan keputusannya menutup SPPG Pangauban tersebut.
Usai aksi Hendrik Irawan viral di media sosial, pihaknya langsung menurunkan tim pengawasan untuk menemui pria yang bersangkutan.
Nanik mengatakan Direktur Tauwas Wilayah II, Brigjen Doni Dewantoro telah memanggil Hendrik dan diberikan peringatan keras.
Selain itu, berdasarkan pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah masalah pada fasilitas dapur SPPG. Mulai dari tata letak (layout) yang tidak sesuai hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai tidak memenuhi standar.
(kmr)