- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak
Mantan Bupati Purwakarta ini bertanya terkait hasil jasa tambal ban dan las. Yeyep menuturkan, kadang-kadang pendapatan dihasilkan dari kedua jasa ini hanya sebesar Rp100 ribu.
"Kalau lagi ramai?," tanya KDM.
"Biasanya mentok Rp150 ribu, Pak," jawab Yeyep.
Meski begitu, Yeyep mengaku pendapatan biasa dihasilkan olehnya tak mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Ia bahkan berbicara kepada KDM bahwa dirinya mengalami kendala harga sewa bangunan.
Harga sewa bangunan untuk tempat mencari nafkahnya dinilai sangat berat. Meski sudah kumuh dan tidak layak, ia merogoh gocek sebesar Rp10 juta per tahun hanya keperluan sewa lahan.
Kata Yeyep, penghasilan per harinya tidak menentu. Ia mengaku uang dari hasil mengais rezeki sehari harus ditabung untuk kebutuhan biaya sewa bangunan kumuh tersebut.
Dari penghasilan per hari, Yeyep juga harus tetap memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Ia pun merasa pendapatannya selalu kekurangan demi memenuhi kedua aspek tersebut.
KDM justru melontarkan kekagumannya. Ia melihat ada kreativitas diciptakan Yeyep karena rela memungut ban-ban bekas di jalan untuk kembali diukir agar terlihat baru.
Gubernur Jabar itu kemudian tertampar dengan pengakuan Yeyep. Di balik jalan yang sudah mulus, ternyata sangat mempengaruhi pendapatan tukang tambal dan las di pinggir jalan.
Yeyep mengaku pendapatannya menurun drastis sejak jalur Pantura Lama di sekitar Cirebon diperbaiki oleh KDM melalui Pemprov Jabar.
"Kalau jalan rusak, pendapatan biasanya lebih karena banyak yang menambal (ban)," jelas Yeyep.
KDM melihat di balik kemajuan infrastruktur, masih banyak kehidupan rakyat kecil yang mengalami kesusahan.
KDM pun memberikan solusi menarik terhadap Yeyep. Ia menginginkan bengkel tersebut menjadi saung yang bersih dan tertata rapi.
Alih-alih kecewa, Yeyep justru bahagia. Ia tampak senang karena tempat usahanya dibongkar agar menjadi bangunan baru.
"Bongkar dulu sama Bapak. Ini mau saya bikin saung. Yang bagus, pakai injuk, pakai saung kayak pangkalan ojek, mau nggak Bapak?," kata KDM.
"Mau Bapak," sahut Yeyep dengan bahagia.
KDM mengingatkan Yeyep. Meski bangunan itu akan disulap menjadi saung yang baru, tukang bengkel tersebut harus selalu menjaga kebersihan.