- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Astagfirullah, Meski Dedi Mulyadi Kena Amuk Warga Kuningan tapi Tetap Beri Bantuan Rp25 Juta
Setelah kepanikan mereda, Dedi mulai mendengarkan keluh kesah pria malang tersebut. Terungkap fakta memilukan bahwa mendiang istrinya adalah tulang punggung keluarga lewat warung kecil yang kini hancur lebur.
Beban hidup sang suami kini terasa berkali-kali lipat lebih berat. Dedi pun menarik napas dalam merangkum situasi pelik tersebut.
“Jadi istri meninggal, uang tidak ada, yang nabrak juga belum bertanggung jawab,” kata Dedi Mulyadi setelah mendengar cerita dari suami korban.
Setelahnya, KDM pun langsung mengulurkan jaring pengaman ekonomi yang membuat tangis sang suami seketika pecah tak terbendung.
“Kirim nomor rekening ya, saya bantu Rp25 juta untuk modal usaha lagi,” ujar Dedi.
“Terima kasih pak haji,” kata suami korban sambil menangis.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Tak sampai di situ, begitu mengetahui ada korban lain yang terluka parah, seorang kuli bangunan yang kebetulan berada di lokasi, dan berasal dari keluarga prasejahtera, Dedi kembali membuka dompet pribadinya.
“Titipkan Rp10 juta untuk keluarga korban yang dirawat, untuk kebutuhan selama di rumah sakit,” katanya.
Meski penuh empati, Dedi tetap bersikap kritis dan objektif dalam melihat akar masalah. Di pengujung aksinya, ia memberikan teguran keras terkait posisi bangunan warung yang dinilai terlalu nekat mepet ke bahu jalan hingga mengorbankan area drainase. Menurutnya, pelanggaran tata ruang seperti ini adalah bom waktu yang mengancam nyawa.
“Bangunan tidak boleh mengambil badan jalan. Ini juga jadi pelajaran penting agar ke depan tidak terjadi kecelakaan serupa,” tegasnya. (ism)