- antara
Panggilan untuk Warga Jawa Barat kalau Ada Waktu Senggang, Minggu 12 April 2026 Ditunggu Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' di Tempat ini: Kita Tebarkan Bahagia
Jakarta, tvonenews.com- Kabar gembira untuk warga Jawa Barat. Kang Dedi Mulyadi mengadakan sebuah acara yang bisa dinikmati seluruh warga Jawa Barat.
Informasi acara tersebut, ia sampaikan lewat video singkat di Instagram pribadinya @dedimulyadi71. Pria yang disapa KDM itu mengajak acara rakyat yang diselenggarakan selama 4 hari.
"Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan," keterangan dalam video singkat itu, dikutip dari Instagramnya, Kamis (9/4).
- Instagram @dedimulyadi71
Acara ini disampaikan menggunakan bahasa sunda, umum disebut Pagelaran Budaya yang isinya beragama acara.
Mulai dari acara tari-tarian, Sunatan Massal, Arak-arakan setelah sunatan sampai pertunjukkan Gamelan. Tentunya sangat bisa dinikmati bersama keluarga.
Diketahui juga pada acara pagelaran budaya ini, dibIntangi oleh Oni SOS dan Ohang. Oni Suwarman atau dikenal dengan Oni SOS adalah seorang politikus Partai Perindo, senator, dan pelawak Indonesia.
Acara ini dimulai sejak Kamis, 9 April 2026 yang berakhir pada 12 April 2026 di Lembur Pakuan.
Khusus pada tanggal 12 April 2026 diberitahukan akan ada sunatan massal di Bale Kapeurih. Jangan sampai terlewatkan.
"Catat tangga dan waktunya. Kita tebarkan bahagia untuk Jawa Barat istimewa," tulis KDM dikutip dari akun instagramnya @dedimulyadi71.
- antara
Melihat unggahan Gubernur Jawa Barat ini, netizen langsung berkomentar. Mayoritas memuji acara budaya dan seni yang diselenggarakan Pemprov Jabar itu.
Bahkan beberapa netizen mengaku ingin mengikuti acara ini. Disebut-sebut bisa memajukan penjual lokal area Bale Lembur Pakuan.
"Masyaallah, cerdas banget, kalu udah kaya gini umum lebur pakuan pun makin maju warung-warung yang jualan oleh-oleh juga," ucap netizen.
"Pengen hadir bapak," kata yang lain.
"Bapak Jabar luar biasa," timpal lainnya yang memuji KDM.
Seperti diketahui, nama Kang Dedi Mulyadi tengah menjadi sorotan publik, karena baru-baru ini menindak tegas petugas Samsat Soekarno-Hatta, Bandung.
Kabar inipun langusung viral di media sosial. Pasalnya berkaitan dengan pelayanan bayar pajak kendaraan dianggap persulit masyarakat.
Dengan demikian, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi telah mengeluarkan kebijakan baru agar masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor cukup membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pihak yang menguasai kendaraan.
Kemudahan ini berlaku bagi wajib pajak pribadi maupun perusahaan. Hal ini dianggap memudahkan masyarakat patuh pajak.
"Semoga kemudahan ini memperlancar seluruh layanan Samsat di Jabar dan memperlancar masyarakat membayar pajak," ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dalam laman Jabarprov.
Aturan ini tertuang dalam surat edaran Bapenda Jabar dengan Nomor 47/KU.03.02/BAPENDA 2026. Masyarakat hanya diminta membawa STNK saat memperpanjang PKB di seluruh kantor Samsat di Jabar. (klw)