news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang

Dedi Mulyadi Didatangi Tim Peneliti, Sebut Sunda Bukan Sekadar Suku Tapi Sumber Pengetahuan

Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti bahas Sunda bukan sekadar suku, tapi sumber pengetahuan, ideologi, dan kearifan lokal untuk generasi mendatang.
Jumat, 10 April 2026 - 05:56 WIB
Reporter:
Editor :

 

tvOnenews.com - Perdebatan tentang makna budaya Sunda kembali menguat seiring upaya pelestarian kearifan lokal di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Sunda bukan hanya sekadar identitas suku, tetapi juga mencakup nilai, ideologi, hingga sumber pengetahuan yang luas. Pandangan tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan tim peneliti yang tengah mengembangkan kajian kebudayaan Sunda.

Dedi Mulyadi dikenal sebagai tokoh yang berasal dari suku Sunda. Ia lahir di Subang, Jawa Barat, pada 12 April 1971, dan dikenal sebagai politikus sekaligus budayawan yang sangat kental dengan nilai-nilai budaya Sunda. 

Dalam perjalanan kariernya, ia kerap menekankan pentingnya kearifan lokal, salah satunya melalui konsep “Pok Pek Prak”, yaitu filosofi manajemen kepemimpinan yang diperkenalkan saat menjabat dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam amanat di Gedung Sate pada momen halal bihalal 2026.

Baru-baru ini, Dedi Mulyadi didatangi tim peneliti yang terlihat dalam unggahan Instagram pribadinya pada 9 April 2026. 

Pertemuan tersebut membahas proyek besar penyusunan ensiklopedia kebudayaan Sunda yang melibatkan peneliti dari Indonesia dan Inggris serta kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instagram Dedi Mulyadi)

“Rekan-rekan Chronicles, kami bersama dengan beberapa peneliti Indonesia dan Inggris bekerja sama dengan Pemprov Jabar, dengan Kang Dedi Mulyadi, untuk membentuk sebuah proyek Ensiklopedia Ki Sunda, ensiklopedia tentang pemikiran, buah karya dari kebudayaan Sunda,” ujar Bagus Muljadi dari tim peneliti ensiklopedia.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti juga meminta pandangan Dedi Mulyadi terkait arah dan harapan dari proyek tersebut.

“Sekarang bersama dengan Kang Dedi, kita mau tanya pendapatnya, kira-kira aspirasi ke depannya seperti apa?” kata Bagus Muljadi.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sunda selama ini sering disempitkan hanya sebagai identitas suku, padahal memiliki dimensi yang jauh lebih luas.

“Aspirasinya adalah bahwa Sunda kan selama ini hanya dipahami sebagai suku, tidak dipahami sebagai nilai, tidak dipahami sebagai ideologi, dan tidak dipahami sebagai sumber pengetahuan,” ujar Dedi Mulyadi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
06:50
07:02
10:03
00:42
00:45

Viral