news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

kolase Dedi Mulyadi dengan Suryana.
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Kisah Pilu Warga Jabar, Ditinggal Istri Saat Sakit Diabetes Akut, Dedi Mulyadi Langsung Turun Tangan

Kisah pilu Suryana, warga Tasikmalaya yang mengidap penyakit diabetes akut mendapat perhatian dan bantuan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Senin, 13 April 2026 - 12:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kisah pilu Suryana, warga Tasikmalaya yang mengidap penyakit diabetes akut mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sosoknya langsung jadi perhatian setelah viral seorang TikTokers mengunggah video meminta bantuan kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Saat dihubungi langsung oleh Dedi Mulyadi, Suryana membagikan cerita pahitnya ditinggal istri dalam kondisi sakit, membuat dirinya semakin terpuruk.

Suryana bercerita bahwa dirinya sempat menikah dua kali. Pada pernikahannya yang pertama, ia dikaruniai dua orang putra.

Namun, pernikahan tersebut harus kandas di tengah jalan. Anak pertamanya ikut dengan sang ibu, dan Suryana bersama dengan anak keduanya.

Suryana saat dihubungi Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Kemudian di pernikahannya yang kedua, ia meminang seorang janda anak tiga. Tetapi, kisah tersebut ternyata tak bertahan selamanya, Suryana harus rela ditinggal pujaan hatinya di tengah kondisi sakit diabetes akut.

"Oh jadi bapak pisah sama istri? Kenapa harus pisah, ngikutin saya aja" kata Dedi Mulyadi dengan nada penuh canda.

Suryana menuturkan bahwa mungkin itu sudah nasib dirinya, harus ditinggal oleh istrinya.

"Kata istri pas itu udah gak sanggup, udah gak bisa biayain gitu," ucapnya.

Soal kondisi kesehatannya, KDM bertanya mengapa Suryana tidak berobat ke dokter.

Diketahui Suryana sudah sekitar satu tahun tidak melanjutkan pengobatannya lantaran terkendala biaya, BPJS miliknya sudah lama tidak dibayar.

Menurut keterangan Suryana, ia juga pernah dibantu membayar uang bulanan BPJS oleh RW setempat dan Punduh (tokoh masyarakat).

"Pertama bikin dibayarin RW (BPJS),"ucapnya.

Namun, karena kondisi Suryana yang sudah tidak bisa bekerja karena lumpuh, BPJS pun tidak bisa dibayarkan.

Untuk kehidupan sehari-hari, Suryana dan anaknya pun harus bergantung pada orangtuanya yang kerja serabutan.

Lantaran kondisi kesehatannya yang tak memungkinkan untuk bekerja, anak Suryana yang diketahui masih kelas 3 SD pun terpaksa harus putus sekolah.

Suryana saat dihubungi Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

"(Anak) udah gak sekolah, udah gak kebiayain (jajan sehari-harinya)," kata Suryana.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:30
01:12
00:54
04:58
01:08
03:22

Viral