- Kolase Facebook Nezha Chanell & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Respons Dedi Mulyadi usai Siswi SMKN 1 Babelan Curhat Bangunan Sekolah Mangkrak 11 Tahun hingga Jadi Sarang Ular
Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti sebuah video viral. Dalam rekaman itu memperlihatkan keresahan dua orang siswi SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi.
Melalui video diunggah TikTok @aritacpaz23 dan Facebook Nezha Chanell, seorang siswi SMKN 1 Babelan curhat kepada Dedi Mulyadi. Hal ini berkaitan dengan situasi yang terjadi di sekolah tersebut.
"Assalamualaikum Pak Dedi, kita mau curhat nih," ujar seorang siswi dalam sebuah video diunggah ulang melalui Instagram Dedi Mulyadi, Jumat (17/4/2026).
Siswi SMKN 1 Babelan Curhat tentang Kondisi Gedung Sekolahnya
- Facebook Nezha Chanell
Siswi lainnya kemudian menyampaikan keluh kesahnya. Bukan tentang prestasi, tetapi berkaitan dengan kondisi bangunan di SMKN 1 Babelan.
Siswi tersebut mengabarkan kepada KDM bahwa, gedung sekolahnya sangat memprihatinkan. Hal itu sudah terjadi selama belasan tahun.
Melalui video lengkap dari akun Facebook Nezha Chanell, ia dan temannya bercerita bahwa kondisi gedung SMKN 1 Babelan sudah mangkrak.
"Bapak, lihat kondisi sekolah kita. Nah, sekolah kita ini sudah mangkrak dan terbengkalai selama 11 tahun nih," ungkap siswi tersebut.
Keduanya sambil melangkah di antara reruntuhan gedung. ia menyampaikan pesan terbuka yang menggetarkan hati sang Gubernur Jabar.
Dalam video itu, dua siswi tersebut memperlihatkan berbagai sudut sekolah layaknya bangunan tua tidak bertuan. Ironisnya, banyak rumput liar yang sudah menjulang tinggi.
Tak hanya itu, banyak tanaman semakin merebak sehingga menutupi setiap dinding beton sekolah yang pembangunannya tidak kunjung selesai selama bertahun-tahun.
Akibatnya, banyak barang rongsokan bertumpukan di area sekolah tersebut. Padahal sekolah menjadi tempat yang seharusnya membuat siswa nyaman saat menimba ilmu.
SMKN 1 Babelan Jadi Sarang Ular
Salah satu siswi tersebut kembali curhat kepada Dedi Mulyadi. Ia menceritakan dampak dari pembangunan gedung sekolah yang terbengkalai.
Kata dia, akibat banyak semak belukar hingga rumput liar menjulang tinggi, SMKN 1 Babelan kini beralihfungsi sebagai sarang ular. Kondisi ini tidak hanya meresahkan seluruh siswa, tetapi juga membuat warga sekitar takut.
Ia menambahkan, kondisi sekolah dialihfungsikan oleh alam juga menyebabkan warga sekitar skeptis. Mereka ogah memasukkan anak-anaknya bersekolah di SMKN 1 Babelan.
"Dan 11 tahun itu juga gedung ini menjadi sarang ular nih, Pak Dedi," terangnya.
Ia menambahkan, SMKN 1 Babelan sangat minim fasilitas untuk kegiatan belajar. Para siswa harus berbagi ruang dan kerap menimba ilmu di perpustakaan hingga menumpang di masjid dalam sekolah.
"Karena kita kekurangan kelas baru," tambahnya.
"Kami harap Bapak bisa berkunjung langsung ya ke sini buat lihat gedung kita," timpal siswi lainnya.
Reaksi Dedi Mulyadi
- Antara
Dedi Mulyadi menyikapi video curhatan dari kedua siswi tersebut. KDM mengapresiasi sikap para siswi menumpahkan keresahan terkait kondisi bangunan SMKN 1 Babelan yang mangkrak.
"Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adikku di SMK Negeri 1 Babelan, Bekasi, yang sudah menyampaikan itu sekolah," respons Dedi Mulyadi.
Mantan Bupati Purwakarta ini menjelaskan, awal mula SMK tersebut dibangun oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi. Artinya, sekolah itu masih menjadi tanggung jawab pemerintah setempat.
Selepas itu, kata KDM, SMKN 1 Babelan akhirnya diserahkan kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Namun, penyerahan pengelolaan pendidikan belum resmi diterima oleh Pemprov Jabar.
Ia harus mengakui pada akhirnya hal ini menyasar pada pembangunan gedung sekolah. Hingga kini, pembangunan terhadap SMKN 1 Babelan tak berjalan sempurna.
"Itu sekolah dulu dibangun oleh Pemda Kabupaten Bekasi sebelum diserahkan ke provinsi, dan dibangun dalam kondisi tidak selesai," terangnya.
KDM Libatkan Disdik Jabar
Meski begitu, KDM menegaskan Pemprov Jabar tidak tinggal diam walaupun adanya benturan masalah pada birokrasi masa lalu.
Mantan anggota DPR RI tersebut menegaskan, dirinya telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto. Tujuannya untuk memasukkan perbaikan sekolah ke dalam program prioritas.
Ia berharap proyek ini masuk dalam perubahan anggaran. Hal tersebut bertujuan untuk melanjutkan pembangunan fasilitas dan gedung agar siswa SMKN 1 Babelan bisa belajar dengan nyaman.
"Mudah-mudahan di perubahan anggaran nanti bisa dimasukkan, sehingga siswa memiliki sekolah yang luas dan kelas yang nyaman," ucapnya dengan penuh harapan.
Dedi Mulyadi menegaskan, persoalan ini tidak boleh dianggap sepele. Ia ingin mewujudkan mimpinya agar anak muda di Jabar layak menikmati masa pendidikannya.
"Mari kita berusaha mewujudkan yang terbaik," tukasnya.
(hap)