- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Lama-lama Gerah, Dedi Mulyadi Sigap Siapkan Solusi Kemacetan Parah di Pintu Masuk Bandung
tvOnenews.com - Kemacetan parah yang kerap terjadi di pintu masuk Kota Bandung, khususnya kawasan Pasteur, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat itu mengusulkan solusi konkret berupa pembangunan underpass di sekitar Gerbang Tol Pasteur.
Langkah ini dinilai sebagai jawaban atas persoalan klasik yang selalu muncul, terutama saat akhir pekan.
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi menyoroti keberadaan persimpangan dengan lampu lalu lintas di depan gerbang tol sebagai sumber utama kemacetan.
Menurutnya, arus kendaraan dari tol menuju pusat kota kerap tersendat karena harus berhenti di lampu merah.
Kondisi ini semakin parah ketika volume kendaraan meningkat pada hari Jumat hingga Minggu.
“Setiap Jumat sampai Minggu, Bandung pasti macet di Pasteur. Problemnya ada perempatan dengan traffic light di depan gerbang tol. Kalau akhir pekan, antreannya panjang,” ungkapnya.
- Cepi Kurnia/tvOne
Untuk itu, ia mengusulkan pembangunan underpass agar kendaraan dari arah tol bisa langsung melaju ke pusat kota tanpa hambatan lampu lalu lintas.
Dengan sistem ini, arus kendaraan diharapkan menjadi lebih lancar dan tidak lagi menumpuk di satu titik.
Tak hanya berhenti pada usulan infrastruktur, Dedi juga menyoroti sistem pengelolaan lampu lalu lintas di Kota Bandung yang dinilai belum optimal.
Ia bahkan menyebut pengaturannya masih belum terkoordinasi dengan baik.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah menginstruksikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kota guna melakukan evaluasi menyeluruh.
"Saya sudah minta Bappeda koordinasi dengan Pemkot Bandung. Traffic light di Kota Bandung ini tidak beraturan," tegas KDM.
Ia menambahkan, sebagian lampu lalu lintas di Bandung masih dioperasikan secara manual, sehingga tidak mampu menyesuaikan kondisi lalu lintas secara real time.
Hal ini dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan kota besar yang mobilitasnya tinggi.
Dedi menilai, sistem lampu lalu lintas seharusnya sudah terintegrasi dan saling terhubung antar titik jalan, sehingga pengaturan arus kendaraan bisa lebih efektif dan efisien.