news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bukan Skorsing 19 Hari, Dedi Mulyadi Lebih Sarankan Hukuman yang Berbulan-bulan untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral Acung Jari Tengah.
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Bukan Skorsing 19 Hari, Dedi Mulyadi Lebih Sarankan Hukuman yang Berbulan-bulan untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral Acung Jari Tengah

Viral video seorang siswa dari SMAN 1 Purwakarta yang acung jari tengah kepada gurunya. Ini mendapatkan perhatian publik, termasuk dari Dedi Mulyadi
Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons sebuah video murid SMAN 1 Purwakarta yang viral di media sosial (Medsos).

Kang Dedi Mulyadi disapa KDM itu menyampaikan saran soal hukuman yang lebih pas untuk pelaku yang mengolok-olok guru di sekolah.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Melalui video yang ia unggah di Instagram pribadinya. Kang Dedi yang disapa Bapa Aing itu menyebut hukuman skorsing pada murid yang viral karena acungi jari tengah ke guru itu bisa diganti.

Tanggapannya tersebut hanya berupa opini dan saran untuk sekolah SMAN 1 Purwakarta. Dia menyarankan skorsing 19 hari menjadi aksi yang bisa berdampak pada kebersihan sekolah.

"Saya cukup prihatin dengan peristiwa tersebut. Kronologisnya saya sudah mendengarkan paparan dari Kepala Dinas Pendidikan," katanya dikutip dari akun instagramnya, Minggu (19/4)

Menurutnya murid yang diberikan sanksi tetap bisa mengikuti pembelajaran di Sekolah. 

Cukup dengan hukuman seperti membersihkan toilet, bersihkan halaman sekolah yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, sebulan sampai berbulan-bulan juga dipantau perkembangan anaknya.

Dedi Mulyadi tanggapi siswa SMAN 1 Purwakarta yang ejek guru
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

"Ini saya memberikan saran, anak itu tidak perlu diskorsing selama 19 hari. Mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari dan membersihkan toilet," pesan KDM.

"Waktunya bisa satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan, tergantung perkembangan anak itu sendiri,” pesan KDM.

Video yang viral itu menuai ragam pendapat, sebab dianggap merendahkan gurunya. Dengan cara meledek hingga mengacungkan jari tengah.

Diketahui pihak sekolah sudah menindak tegas siswa tersebut. Dengan memanggil orang tuanya dan diberikan skorsing selama 19 hari. 

Disebutkan kalau orang tua dari murid yang viral tersebut disebut Dedi Mulyadi sampai menangis karena menyesal dengan perilaku anaknya. 

Bukan Skorsing 19 Hari, Dedi Mulyadi Lebih Sarankan Hukuman yang Berbulan-bulan untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral Acung Jari Tengah
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com

Melihat video ini menjadikan pembelajaran bersama antara orang tua dan anak-anak atau siswa sekolah. Jika mengolok-olok atau mengejek guru bukanlah perilaku terpuji.

Sebagaimana dipahami, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikenal karena punya kebijakan yang menuai perhatian di tahun 2025 lalu. 

Mereka memempunyai program barak militer untuk remaja yang bermasalah ini bertujuan membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mengembalikan jati diri remaja sebagai generasi penerus bangsa.

Hal ini bagian dari kepedulian KDM terhadap generasi bangsa. Sehingga para siswa sekolah menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan negara. 

"Kita tidak boleh kehilangan satu generasi yang seharusnya memiliki sifat luhur sebagai manusia Indonesia," ujar KDM, Selasa (29/4/2025)

Program barak militer ini menuai pujian karena bisa membentuk karakter dan kedisiplinan siswa sekolah.

Diketahui, mengedepankan pendekatan pendidikan berbasis kedisiplinan, bukan militerisasi perang. Kegiatan dalam program ini meliputi olahraga, kesenian, pengembangan minat dan bakat, serta pembiasaan pola hidup sehat.(klw).

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:07
01:05
02:14
07:55
00:43
01:48

Viral