- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Gubernur Dedi Mulyadi Sediakan Program untuk Warga Jawa Barat bikin Pengeluaran Terkontrol, Gen Z Bisa Ni Ikutan
Jakarta, tvOnenews.com- Warga Jawa Barat (Jabar) tidak lagi khawatir soal tempat tinggal. Ada program baru yang telah disiapkan Dedi Mulyadi.
Program tersebut dikhususkan untuk warganya yang berpenghasilan rendah. Gubernur Jawa Barat pun menyebut ini bisa terealisasi dengan baik.
Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu juga mengajak anak generasi Z terutama agar tidak mengadakan pesta bermewah-mewahan.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sehingga uang untuk pesta semalam itu, bisa dialokasikan untuk tempat tinggal yang layak. KDM berniat mengeluarkan aturannya agar warganya bisa punya rumah impian.
"Nanti gubernur ngeluarin surat edarannya adalah, bagi mereka yang tidak punya kemampuan keuangan yang cukup, kawin tidak usah pesta, cukup dikawin di KUA saja," ujar KDM sapaan akrab gubernur, dalam laman jabarprov, Senin (20/4).
Sementara untuk warga yang berpenghasilan rendah, kata KDM pemerintah provinsi juga menyediakan program kredit rumah.
Beberapa skema yang dapat diikuti untuk memiliki rumah, seperti rumah bersubsidi, hingga bedah rumah dan apartemen murah.
"Ada bantuan untuk rumah tidak layak huni. Metodologinya, ada yang diusulkan melalui aspirasi DPR, ada juga yang rakyat bisa mengakses langsung melalui aplikasi khusus yang akan dibuat di Jabar," jelasnya.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sementara program selanjutnya, kata Dedi masyarakat bisa mengakses kredit usaha rakyat (KUR) perumahan dengan bunga yang rendah.
Program yang disediakan untuk rumah bersubsidi hingga rumah susun atau apartemen.
"Ada apartemen di Bekasi, nanti ada di Depok, ada di Bogor, dan kami juga nanti bangun di Bandung ya," sambungnya.
Nah, termasuk Pemprov Jabar, Pak Sekda siapin segera Peraturan Gubernurnya, setiap kawasan industri wajib untuk menyiapkan apartemen untuk karyawan," jelas KDM.
Berikut Skema Cicilan Rumah untuk Berpenghasilan Rendah
Menurut Dedi Mulyadi ketersediaan hunian layak adalah pondasi utama kesejahteraan keluarga.
Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh pengembang perumahan untuk melihat berbagai tipe rumah yang disediakan bagi masyarakat.
Salah satu daya tarik utama dari hunian ini adalah tipe rumah seharga Rp 98 juta. KDM menjelaskan bahwa untuk 15 bulan pertama, konsumen cukup membayar cicilan sebesar Rp 170.000 per bulan.
Setelah masa promo tersebut, cicilan akan menyesuaikan menjadi sekitar Rp 560.000 per bulan dengan tenor hingga 20 tahun.
“Daripada mengontrak, ini jauh lebih bagus. Bayangkan, cicilan Rp 170.000 itu nilainya mungkin sama dengan beli beberapa porsi bakso dalam sebulan. Ini investasi jangka panjang yang nyata,” pesan KDM saat meninjau unit contoh.
Selain dari tipe Rp 98 juta, pengembang juga menyediakan unit dengan harga Rp 115 juta hingga Rp 270 juta untuk tipe yang lebih luas dengan tiga kamar tidur.
Sejauh ini, sudah tercatat sejak Januari hingga Maret, sebanyak 1.500 unit telah laku terjual, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.(klw)