- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Terpopuler Trend: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama, hingga Solusi KDM untuk Para Jomblo
tvOnenews.com - Kabar mengenai tanggapan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terhadap kasus dugaan penganiayaan tokoh agama di Tasikmalaya.
Hingga, Kang Dedi Mulyadi (KDM) tawarkan solusi untuk para jomblo yang siap menikah tapi dana secukupnya.
Kedua informasi tersebut menjadi berita Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Minggu, 19 April 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Tanggapan Dedi Mulyadi soal Kasus Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi memberikan tanggapannya soal kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Tasikmalaya.
Belakangan ini sebuah video viral di media sosial yang menampilkan adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (15/4/2026) ini menjadi perhatian publik hingga menimbulkan berbagai reaksi masyarakat, terutama di kalangan santri.
Sejumlah santri melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikatomas untuk mendesak aparat kepolisian segera bertindak dan mengusut tuntas kasus tersebut.
Mereka meminta keadilan ditegakkan, mengingat korban merupakan tokoh agama yang dihormati di lingkungan setempat.
Kasus ini juga mendapatkan sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui pernyataannya di media sosial, ia memastikan aparat kepolisian telah bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut.
Simak berita selengkapnya: Respons Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Kasus Dugaan Penganiayaan Tokoh Agama di Tasikmalaya
- tim tvOnenews.com
Solusi KDM untuk Para Jomblo
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tengah menyiapkan langkah konkret untuk menekan angka kemiskinan dan beban utang di kalangan masyarakat, khususnya bagi Generasi Z dan keluarga berpenghasilan rendah.
Orang nomor satu di Jawa Barat ini rencananya akan menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri menggelar pesta pernikahan atau hajatan yang megah dan berbiaya tinggi.
Dedi menilai fenomena memaksakan resepsi demi ‘gengsi sosial’ telah menjadi masalah serius yang seringkali berakhir dengan penderitaan ekonomi jangka panjang.
Dirinya ingin masyarakat, terutama kelompok ekonomi rentan agar lebih bijak dalam mengalokasikan uang.
KDM merasa prihatin melihat banyak orang tua rela menjual aset produktif, seperti sawah hingga nekat meminjam uang ke bank hanya untuk perayaan satu hari.
“Prinsip hidup itu lebih baik jadi raja selamanya daripada raja sehari tapi sengsara selamanya. Saya tidak bermaksud membatasi hak pribadi, ini hanya sekadar ajakan dan saran,” tegas Dedi, Sabtu (18/4/2026).
Simak berita selengkapnya: Solusi Dedi Mulyadi untuk Jomblo yang Ingin Menikah tapi Dana Pas-pasan
(kmr)