- YouTube
Dedi Mulyadi Beri Respons Santun ke Teteh Cantik Saat Diminta Bangun Fasilitas ke Curug: Nanti Hutannya Rusak
Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi kembali melontarkan candaan yang mengundang tawa.
Ia menyarankan solusi alternatif berupa jasa “akod” atau jasa gendong bagi pengunjung yang kelelahan.
Namun, ia juga menyelipkan pesan moral dalam candaan tersebut.
Ia menyebut bahwa jika yang menggendong adalah laki-laki, bisa menimbulkan persoalan etika, apalagi jika wanita tersebut sudah memiliki pasangan.
“Kalau yang gendong laki-laki itu bertentangan dong dengan asas kepatutan, apalagi kalau teteh sudah punya suami,” ujarnya sambil tersenyum.
Respons santun namun cerdas dari Dedi Mulyadi ini pun menuai banyak komentar positif dari netizen.
Banyak yang menggoda karena menilai gaya bicara sang gubernur jadi sangat lembut mengingat wanita di video tersebut rupawan.
Selain itu, jawaban KDM juga menghibur dan mengandung pesan penting tentang keseimbangan antara pariwisata dan pelestarian lingkungan.
Pengembangan destinasi wisata alam tidak selalu harus diikuti dengan pembangunan fasilitas besar.
Justru, menjaga keaslian dan kelestarian lingkungan menjadi daya tarik utama yang tidak tergantikan.
Dengan pendekatan komunikasi yang ringan namun sarat makna, Dedi Mulyadi kembali menunjukkan gaya kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. (adk)