news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi saat berbincang dengan Hilfa TKW ilegal di Mesir.
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

TKI Ilegal Curhat Terlilit Utang Puluhan Juta ke Dedi Mulyadi, KDM Langsung Beri Solusi Cepat

Warga Jawa Barat yang menjadi TKI ilegal di Mesir curhat ke Dedi Mulyadi kalau terlilit utang puluhan juta, KDM langsung beri solusi untuk masalahnya.
Senin, 27 April 2026 - 19:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Seorang TKI perempuan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Dalam pertemuan tersebut, kisah hidupnya akhirnya terungkap.

Pertemuan itu terjadi di kediaman KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) dan ditayangkan di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Dalam video tersebut, seorang TKI bernama Hilfa datang dengan harapan menemukan solusi atas persoalan hidup yang tak kunjung usai.

Di hadapan Dedi, Hilfa menceritakan bagaimana dirinya harus menghadapi tekanan berat, mulai dari masalah rumah tangga hingga utang yang mencapai puluhan juta rupiah. 

Hilfa TKW ilegal di Mesir curhat ke Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Kondisi tersebut mendorongnya mengambil keputusan besar untuk bekerja ke luar negeri, meski melalui jalur ilegal.

Menanggapi hal itu, Dedi langsung mempertanyakan langkah yang diambil Hilfa.

“Kenapa berangkat? Berangkatnya kan ilegal, kenapa ketika susah minta bantuan ke kita,” tanya Dedi dengan nada tegas.

Ia juga menyoroti alasan kepulangan Hilfa ke Indonesia. 

Dengan suara pelan, Hilfa mengaku tidak sanggup menjalani pekerjaan di Mesir

Ia berangkat menggunakan visa liburan, namun di sana justru harus bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan beban kerja yang berat.

Setiap hari, ia melayani kebutuhan empat orang dalam satu rumah, mengurus berbagai pekerjaan mulai dari memasak, mencuci, hingga membersihkan rumah. 

Dari kerja keras itu, ia hanya menerima upah sekitar Rp4,8 juta per bulan.

Dedi Mulyadi dan Hilfa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Namun di balik keputusan merantau tersebut, tersimpan luka yang lebih dalam. 

Hilfa mengaku berangkat karena persoalan rumah tangga. 

Ia menyebut suaminya tidak bertanggung jawab, sehingga ia memilih pergi demi mencari penghidupan yang lebih baik.

Dedi pun mencoba menggali lebih jauh latar belakang kehidupan Hilfa, termasuk pernikahannya.

Tangis Hilfa kembali pecah saat mengenang masa lalunya. 

Ia mengungkapkan bahwa biaya pernikahannya pada 2019 mencapai sekitar Rp50 juta. 

Namun bukannya membawa kebahagiaan, masalah justru datang setelahnya.

Ia menjadi korban penipuan arisan bodong yang dilakukan oleh temannya sendiri. 

Kerugian yang dialami mencapai Rp30 juta, ditambah Rp20 juta uang milik orang lain yang harus ia tanggung. 

Total utangnya pun membengkak hingga Rp50 juta.

Dedi Mulyadi saat berbincang dengan Hilfa TKW ilegal di Mesir
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Situasi semakin berat ketika sang suami justru mendorongnya untuk pergi ke luar negeri.

“Maaf, nggak sanggup, kamu pergi aja ke luar negeri,” begitu pesan yang ia terima saat itu.

Bagi Dedi, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya tanggung jawab dalam keluarga. 

Ia menegaskan bahwa seorang suami seharusnya hadir untuk menyelesaikan masalah, bukan justru membiarkan pasangan menghadapi beban sendirian.

“Harusnya laki-laki harus menyelesaikan itu, karena keluarga,” ujar Dedi.

Selama bekerja di Mesir, Hilfa bahkan tidak sempat menikmati hasil jerih payahnya. 

Dari penghasilan yang diterima, sekitar Rp1 juta ia kirimkan untuk anak-anaknya, sementara Rp3 juta lainnya digunakan untuk mencicil utang.

Namun perjuangannya harus terhenti setelah sembilan bulan. 

Ia memutuskan pulang ke Indonesia, sementara utangnya belum sepenuhnya lunas dan masih menyisakan sekitar Rp20 juta.

Mendengar kondisi tersebut, Dedi tak tinggal diam. 

Ia langsung menawarkan solusi konkret agar Hilfa bisa keluar dari jeratan utang dan memulai kembali kehidupannya.

“Nanti aku kasih jalan. Kamu kerja dulu, nanti saya akan minta bantuan BJB kasih pinjaman lunak,” ujar Dedi.

Solusi yang ditawarkan berupa akses kredit mikro dengan nilai sekitar Rp25 juta. 

Skema pinjaman ini dirancang dengan bunga ringan, sehingga dapat membantu melunasi sisa utang sekaligus memberi ruang bagi Hilfa untuk bangkit tanpa tekanan finansial yang berlebihan.

Meski demikian, Dedi menekankan bahwa bantuan tersebut bukanlah satu-satunya kunci. 

Ia mengingatkan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri, terutama dengan kemauan untuk bekerja dan memperbaiki keadaan secara bertahap. (gwn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral