- YouTube dr. Richard Lee, MARS
Baru Setahun Richard Lee Akui Hidupnya Berubah Setelah Hijrah ke Islam, Kini Sertifikat Mualafnya Dicabut
“Aku tuh dunia banget. Aku itu hidup untuk dunia karena aku enggak percaya namanya akhirat. Ya, kita kebahagiaan ada di dunia ini. Bahkan kemarin mungkin banyak yang sudah tahu juga aku punya masalah dengan salah satu artis Karput kan. Itu ada kemarahan dalam diri aku ketika aku kasih edukasi tentang skincare abal-abal pada waktu itu kita sempat seteru. Aku minta maaf. Okelah apapun masalahnya itu aku minta maaf,” kata Richard Lee.
Ia bahkan mengakui pernah menyimpan kebencian mendalam akibat konflik yang sempat menyeretnya ke ranah hukum.
“Aku nyatakan permintaan maaf itu berkali-kali dan aku anggap dia adalah istri seorang pemuka agama di mana harusnya mencontohkan hal yang baik dong. Ketika dia enggak melakukan itu dan dia masukin aku ke penjara walaupun satu kali 24 jam, bayangkan kemarahan besar ada dalam diri aku dan kebencian besar dalam diri aku kayak gitu puny,.” ungkapnya.
Bahkan pernah terlontar dalam mulut aku pada waktu aku menang praperadilan. Jadi kita enggak usah debat lagi. He. Praperadilan aku menang dinyatakan tidak bersalah. 200 tersangka aku bubar dan aku pernah dipenjara. Kan sakit hati. Dan aku ngomong, ‘Aku tidak akan pernah memaafkan kamu. Sampai mati aku tidak akan pernah memaafkan kamu,’” ucap Richard Lee.
Namun, seiring perjalanan hijrahnya, Richard Lee mengaku mengalami perubahan besar dalam cara berpikir dan bersikap. Ia kini memilih untuk melepaskan rasa dendam yang dulu sempat menguasai dirinya.
“Ya, tapi di sini aku pengin tarik kata-kata tersebut. Aku sudah memaafkan beliau. Aku sudah mengikhlaskan semuanya. Dan semuanya itu terjadi karena aku salah satunya belajar Islam,” tuturnya.
Perubahan inilah yang kemudian menjadi sorotan, terutama di tengah kabar pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee oleh Hanny Kristianto.
Meski polemik terus bergulir, kisah hijrah Richard Lee tetap menjadi perhatian publik, sekaligus menggambarkan dinamika perjalanan spiritual yang tidak selalu berjalan mulus.
(anf)