news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ibu Rani Penerima Bantuan RTLH 2026 dan Gubernur Sherly Tjoanda.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @s_tjo

Gubernur Sherly Tjoanda Menangis Kunjungi Penerima Pertama RTLH 2026, Langsung Beri Bantuan Modal Usaha

​​​​​​​Gubernur Sherly Tjoanda menangis saat kunjungi penerima pertama RTLH 2026, lalu beri bantuan tanaman hidroponik untuk modal usaha ibu Rani.
Selasa, 5 Mei 2026 - 09:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Air mata tak terbendung dari Gubernur Sherly Tjoanda pecah saat menyaksikan langsung perubahan rumah warga penerima bantuan RTLH 2026. 

Momen haru itu terjadi ketika ia mengunjungi penerima pertama yang rumahnya telah selesai direnovasi. Bukan sekadar seremoni, kunjungan ini berubah menjadi aksi nyata penuh empati dan solusi.

Dalam unggahan kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Gubernur Sherly di Instagram, dijelaskan bahwa program RTLH 2026 bukan hanya tentang serah terima bantuan.


Rumah Ibu Rani Sebelum dan Setelah Program RTLH 2026. (Sumber: Instagram @s_tjo)

“Bukan sekadar serah terima kunci. Hari ini adalah tentang membuka pintu harapan yang baru,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Program RTLH 2026 sendiri menargetkan 1.200 unit rumah yang ditangani lebih awal agar proses berjalan tepat waktu dengan kualitas terjaga. Tak hanya pembangunan fisik, sistem juga diperbaiki agar lebih transparan dan melibatkan langsung penerima manfaat.

“Karena rumah layak bukan hanya tentang bangunan, tapi tentang rasa aman dan masa depan keluarga di dalamnya. Satu kunci hari ini, menjadi awal kehidupan yang lebih baik,” lanjut keterangan tersebut.

Dalam video yang dibagikan, Gubernur Sherly tampak antusias saat menuju rumah penerima pertama.

“Kita menuju rumah Ibu Rani, Ibu Rani ini adalah pemilik RTLH perdana 2026 yang kemarin direnovasi waktu bulan puasa dan kemudian selesai,” ujar Gubernur Sherly.

Setibanya di lokasi, ia langsung menyapa dengan penuh semangat. “Udah jadi rumahnya,” ucapnya kepada Ibu Rani.

Namun, suasana berubah haru ketika ia melihat langsung hasil renovasi rumah tersebut. Gubernur Sherly tak kuasa menahan tangis melihat perubahan signifikan yang dialami keluarga tersebut.

“Terima kasih, Ibu,” ucap Ibu Rani sambil menangis dan memeluk erat Gubernur Sherly.

Gubernur Sherly kemudian menanyakan apakah rumah tersebut sudah ditempati. Ibu Rani menjawab bahwa ia dan keluarganya sudah tinggal di sana dan merasakan kenyamanan yang berbeda.

Saat mengecek bagian dalam rumah, Gubernur Sherly masih menemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki.

“Plester itu harus licin, aku tuh nggak bisa tidur kalau lihat tembok tidak licin,” ujarnya.

Melihat dapur yang belum selesai, ia langsung mengambil tindakan. “Oh ini nanti aku kasih keramik aja, ini kan buat dapurnya, sekalian pasangin wastafel dari aku,” katanya.

Ia juga mengecek kamar mandi yang ternyata belum memiliki aliran air karena belum tersambung dengan PDAM.

“Ini tinggal tambah keramik, wastafel. Tapi wastafel airnya gimana, pipanya di atas lah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gubernur Sherly juga memperhatikan kebutuhan dasar keluarga tersebut, termasuk tempat tidur.

“Kasurnya nanti diambil aja dari Dinsos ya,” ucapnya.

Saat mengetahui Ibu Rani memiliki 10 anak, Gubernur Sherly tampak semakin tergerak.

“Tapi anaknya kan banyak ya, 10 orang di rumah ini ya, baginya gimana ya. Jadi berapa orang tinggal di sini?” tanyanya.

“Anak-anak dan saya, 10,” jawab Ibu Rani.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Sherly langsung memutuskan untuk memberikan tambahan kasur agar seluruh anggota keluarga bisa tidur dengan layak.

Tak berhenti di situ, ia juga memberikan solusi jangka panjang berupa bantuan modal usaha.

“Sekarang nanti dikasih modal Ibu berjual, supaya ada uang bulanan bisa ekspansi. Ada yang kurang?” ujarnya.

Bahkan, ia memiliki ide untuk meningkatkan penghasilan keluarga tersebut melalui usaha sederhana.

“Aku kasih itu aja, tanaman hidroponik, nanti dirawat terus dijual buat orang di sini ya, itu mungkin bisa dapat 2 sampai 3 juta sebulan,” kata Gubernur Sherly.

Di akhir kunjungan, ia menyampaikan harapan agar perubahan tempat tinggal membawa dampak positif bagi kehidupan keluarga tersebut.

“Kalau ada rumah baru nanti biasa ada rezeki baru dan kemudian karena tidurnya nyaman nanti auranya lebih positif, terus nanti lebih makmur biasanya,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa program RTLH 2026 bukan hanya soal pembangunan rumah, tetapi juga upaya menyeluruh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari tempat tinggal hingga peluang ekonomi.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:04
01:10
07:27
04:27
01:30
01:12

Viral