- Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Diundang Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Akhirnya Ungkap Awal Mula Kecurigaan terhadap Ririn
Keluarga pun mengaku tidak pernah mengambil dana tersebut dan tidak mengetahui apakah pihak istri telah melakukannya. Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi menyatakan akan menelusuri langsung ke pihak bank.
Namun titik paling krusial muncul ketika nama Ririn kembali disebut dalam konteks yang berbeda.
“Tapi di sini ada kaitannya sama si terdakwa Ririn ini, Pak,” ujar adik Aman Yani.
Ia menjelaskan bahwa Ririn ternyata merupakan keponakan dari istri Aman Yani. Pertemuan mereka terjadi pada Desember 2023 di rumah keluarga di Desa Pagirikan.
“Ririn itu Desember 2023 ketemu sama kami di rumah ibunya ini. Bilang kalau ada informasi tentang Kang Aman,” ungkapnya.
Saat ditanya lebih lanjut oleh Dedi Mulyadi, keterangan yang disampaikan Ririn justru menimbulkan kecurigaan besar.
“Yang disampaikan kalau dia itu dapat surat kuasa dari Aman Yani untuk mencairkan dana pensiunnya, menyuruh saya untuk mengisi formulir yang dia bawa sebagai ahli waris,” ujar adik Aman Yani.
Dedi Mulyadi langsung menanggapi dengan heran.
“Kan belum meninggal,” katanya.
“Iya. Karena dia juga menunjukkan surat kuasa juga, Pak. Surat kuasa yang ngaku dari kakak saya Aman Yani,” lanjut sang adik.
Menurut penalaran Dedi Mulyadi, seharusnya yang berhak menerima urusan ahli waris adalah istri atau anak Aman Yani.
“Betul. Makanya kami tolak. Enggak ngisi sama sekali tuh,” tegas adik Aman Yani.
Kecurigaan semakin menguat ketika keluarga juga menerima kunjungan dari dua orang yang mengaku sebagai kuasa hukum Aman Yani, serta adanya komunikasi misterius melalui SMS.
“Dan ada yang menghubungi, dia ngaku namanya Aman Yani. Hubungi kakak saya. Itu melalui SMS, terus enggak mau melalui telepon. Terus yang ngaku Aman Yani ini nyuruh kakak saya, yang Uyat, suruh ketemu sama Ririn,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, hasil pertemuan tersebut justru makin janggal.
“Hasil pertemuan itu kakak saya disuruh ngaku sebagai Aman untuk bisa ngambil dana pensiun ini,” ungkapnya.
Menanggapi semua keterangan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menuduh siapa pun, melainkan ingin mencari kebenaran di tengah simpang siur informasi yang beredar di publik.