Sumber :
- instagram Dedimulyadi71
Tak Habis Pikir, KDM Pertanyakan Logika Guru BK Potong Rambut Siswi Berhijab Cuma Gara-gara Makeup yang Dinilai Terlalu Menor?
Jawaban guru Bimbingan Konseling (BK) SMKN 2 Garut itu justru membuat KDM semakin bingung. Murid yang rajin dan tidak bermasalah seharusnya tidak mendapat hukuman fisik
Jumat, 8 Mei 2026 - 17:07 WIB
“Dibiasakan guru memberikan teguran kepada orang tua, diberitahu bahwa anak itu berpenampilan terlalu menor,” lanjutnya.
Kasus guru BK SMKN 2 Garut ini akhirnya menjadi refleksi besar bagi dunia pendidikan Indonesia. Di era media sosial seperti sekarang, cara guru mendisiplinkan murid tidak hanya dinilai oleh lingkungan sekolah, tetapi juga oleh publik luas.
Karena itu, pendekatan yang lebih manusiawi dan komunikatif dinilai semakin penting agar pendidikan tetap berjalan tanpa meninggalkan luka psikologis bagi siswa. (udn)