news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano..
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Sherly Tjoanda 'Sentil' Kepsek Sekolah Rakyat soal Porsi Makanan Siswa, Gubernur Malut: Bayangkan Bapak, Mana Cukup?

Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat (SR) Akekolano, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti porsi makan para siswa yang dinilai perlu ditambahkan.
Jumat, 8 Mei 2026 - 17:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menunjukkan sisi humanisnya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.

Dalam kunjungan yang bertujuan untuk memantau fasilitas pendidikan, Sherly sempat bertemu dengan para siswa di sekolah tersebut.

Ia pun bertanya mengenai perasaan para siswa yang menempuh pendidikan di sana, fasilitas yang tersedia, hingga makanan yang mereka makan sehari-hari.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek fasilitas di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Meski para siswi cenderung malu-malu dan menyatakan cukup, Sherly menangkap gelagat berbeda dari para siswa laki-laki. Dengan nada bercanda namun penuh perhatian, ia mencoba mengulik kejujuran mereka.

"Makanannya cukup tidak? Betul cukup? Kok senyumnya kayak kurang itu ikannya ya?" tanya Sherly, dikutip dari YouTube GubSherly pada Kamis (7/5/2026).

Pertanyaan tersebut disambut jawaban lugas oleh seorang siswa yang mengatakan kurang. Sherly pun langsung memberikan respons.

"Ah, masih kurang ya? Lapar ya? Ikannya kurang pak kepala sekolah, ini lagi masa pertumbuhan. Nasi kurang, ikan kurang."

"Yang cowok-cowok kurang. Saya membantu menyuarakan hati," tambahnya.

 

Usai memberikan pidato, Gubernur kelahiran 1982 ini langsung menuju area penyediaan makanan untuk melakukan inspeksi mendadak pada jasa katering.

Saat memeriksa wadah ompreng berisi nasi, satu ekor ikan, sayur tumis, tempe, dan semangka, Sherly menilai bahwa meski secara standar sudah terpenuhi, porsi tersebut belum memadai bagi remaja laki-laki yang sedang dalam masa pertumbuhan pesat.

"Emang standarnya gini, tapi anak cowoknya kurang (porsinya)," ujarnya.

Ia pun menyarankan penambahan porsi nasi agar cukup untuk dimakan bersama lauk pauk yang tersedia.

"Iya, nasinya sampai di sini (tambah porsinya), lalu ikan satu ekor, kan anak cowoknya ndak sampai 25 juga," ujarnya yang langsung diiyakan oleh kepala sekolah.

"Siap!" ujar kepsek Sekolah Rakyat Akekolano sambil menunduk dan tersenyum ke arah Sherly.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang turut mendampingi, mengamini pandangan tersebut.

"Ini (nasi) kasih sedikit lagi ... Karena mereka ini sedang dalam usia makan, berbeda dengan kita," ujarnya.

"Bayangkan, bapak ketika usia mereka mana cukup, biasanya nasi sampai tumpah-tumpah. Dan mereka makan di rumah mereka lebih banyak daripada ini," kata Sherly kepada sang kepala sekolah.

 

Selain urusan logistik, Sherly juga memberikan motivasi terkait kualitas akademik. Ia sempat menguji kemampuan berhitung para siswa dan menemukan beberapa murid masih kesulitan dengan perkalian dasar.

Menanggapi hal tersebut, ia memberikan nasihat tegas bahwa fasilitas gratis dan beasiswa yang disiapkan pemerintah tidak akan berguna tanpa disiplin diri.

Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan kuliah gratis sudah menanti, tapi siswa harus membuktikan kelayakan mereka.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat bertanya soal perkalian kepada para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

"Anak sekolah rakyat itu akan diberikan beasiswa, tetapi keinginan saja tidak cukup dan sekolah bagus, guru bagus diberikan pun tidak cukup, fasilitas bagus diberikan pun tidak cukup, kalau dari kalian sendiri tidak ada disiplin."

"Waktu kalian yang begitu banyak dipakai untuk menghafal minimal perkalian itu ada di luar kepala. Dikasih gratis kuliah nanti, tapi harus lulus tesnya."

"Untuk lulus tesnya salah satunya adalah tes matematika. Untuk bisa tes matematika minimal kalian hafal itu perkalian," pungkas Sherly. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral