- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Mampir ke Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi Blak-blakan Ungkap Keinginan Terpendamnya setelah Berantas Pungli
Ciamis, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali mampir melewati Jembatan Cirahong, kawasan penghubung antara Ciamis dan Tasikmalaya.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi kembali menyoroti hasil infrastruktur di tengah proses revitalisasi. Hal ini mengingat ia sempat memberantas pungutan liar (pungli) di Jembatan Cirahong pada April 2026.
Dedi Mulyadi memberikan penekanan kepada pemerintah daerah setempat. Ia mengungkapkan keinginan betapa pentingnya manajemen kawasan yang berkelanjutan.
KDM sapaan akrabnya menegaskan, aktivitas manajemen yang baik potensi menjadikan Jembatan Cirahong sebagai wisata sejarah yang tidak sekadar viral sesaat. Ia menginginkan jembatan ini juga dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar.
"Wisata akan memberikan nilai ekonomi tinggi jika mampu mendatangkan uang dari luar daerah," ujar Dedi Mulyadi dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Sabtu (9/5/2026).
Dedi Mulyadi Ingin Jembatan Cirahong Ditata Rapi
- Kolase Antara/Farika Nur Khotimah & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi memahami dampak dari kabar viral yang terjadi belakangan ini. Pemberantasan pungli memantik warga meramaikan Jembatan Cirahong.
KDM selaku Gubernur Jabar tentu menginginkan keindahan Jembatan Cirahong tetap terjaga dengan baik. Namun aspek ini tentu harus didukung lewat penataan lingkungan yang rapi dan bersih.
Mantan Bupati Purwakarta ini menjelaskan, keramaian di ruang publik tidak bersifat selamanya. Ada kalanya kehebohan akan memudar sehingga hanya bersifat sementara.
Ia pun menekankan agar pemerintah daerah setempat melakukan pengelolaan yang serius. Aspek kebersihan, penataan pedagang hingga ketersediaan fasilitas pendukung diharapkan menjadi kunci utama tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
"Jika pengelolaan tidak memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pengunjung, orang akan cepat bosan," terangnya.
KDM Dorong Pemerintah Setempat Ajak Kerja Sama dengan PT KAI
Diketahui, Jembatan Cirahong dikenal sebagai jembatan yang menggunakan konsep double decker (dua tingkat). Jembatan ini merupakan peninggalan zaman Kolonial Belanda pada 1893.
Selain untuk menghubungkan Ciamis dan Tasikmalaya, konsep jembatan ini juga dikhususkan untuk jalur perlintasan kereta api (KA) yang aktif. Di bawahnya, fungsi jembatan ini sebagai lalu lintas kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
KDM pun memberikan instruksi kepada pemerintah daerah setempat. Ia mendorong agar pemerintah mengajak kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI Persero).
Kata dia, minimal langkah konkret berupa kerja sama ini menggunakan sistem Memorandum of Understanding (MoU). Pasalnya, PT KAI sebagai pihak yang memiliki aset lahan.
Tujuan adanya MoU dengan PT KAI, kata KDM, pemerintah dapat menjalani langkah untuk penataan kawasan secara maksimal.
Ia menuturkan contoh penataan kawasan sesuai keinginannya. Misalnya gerbang masuk hingga area pedagang di sekitar Jembatan Cirahong.
Setidaknya penataan pada aspek ini memiliki payung hukum yang jelas. Selain itu, area tersebut dapat dikembangkan menggunakan konsep landscaping lebih modern dan tetap menjaga ikonik Jembatan Cirahong.
"Kita harus menciptakan ikon kuliner yang khas di Cirahong agar pengunjung selalu memiliki alasan untuk kembali," jelasnya.
Di kesempatan itu, Dedi Mulyadi langsung menindaklanjuti langkah tersebut. Ia meminta jajaran segera membuat tim pengelola kawasan.
Ia menegaskan, setidaknya tim pengelola yang dibentuk juga harus melibatkan paguyuban pedagang. Kemudian, ia berharap agar pengelolaan kawasan ini meniru Kampung Sate di Purwakarta.
Menurutnya, pengelolaan kampung tersebut dinilai sukses. Kampung Sate mampu bertahan puluhan tahun lantaran mempunyai standar penataan dan pelayanan secara konsisten.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi gencar menyoroti situasi di Jembatan Cirahong. Dalam sebuah video viral, seorang warga curhat merasa resah terhadap aksi pungli di area tersebut.
KDM langsung bertindak tegas memberantas pungli. Namun upayanya menuai pro-kontra lantaran mendapat perlawanan dari warga sekitar.
Mantan anggota DPR RI ini pilih turun tangan untuk meninjau situasi di Jembatan Cirahong. Menurutnya, jembatan ini tidak menjadi masalah dilintasi pengendara dari dua arah.
Ia pun langsung menata beberapa bagian Jembatan Cirahong. Tujuannya untuk melancarkan aktivitas lalu lintas dan menghindari pungli.
"Jembatan Cirahong kini sudah bantalannya tertata rapi. Di atasnya, ada lampu yang sifatnya sementara agar tidak mengalami kegelapan ketika lewat," kata KDM.
Hingga kini, beberapa fasilitas di Jembatan Cirahong sedang dalam proses peningkatan. Beberapa di antaranya yakni rencana pengecatan ulang hingga penambahan lampu hias guna meningkatkan keindahan struktur jembatan yang menjadi perlintasan kereta api itu.
Terakhir, KDM menyampaikan harapan dari revitalisasi fisik Jembatan Cirahong. Ia meyakini proses ini berjalan baik disertai menjaga pemberdayaan ekonomi warga sekitar.
(hap)