- Youtube FHI Multimedia
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati
“Kan sering Jagong (ngobrol) dengan saya. Kadang malam saya ikut jagong di situ (ponpes). Ketika dia nggak cocok sama yang satu (santri) alasannya ‘wah tangannya gatal’ dalam arti kurang enak pijatnya,” jelas Pak Di.
Selain pada santriwati yang masih bersekolah, tak sedikit pula santriwati yang sudah dewasa masih tinggal di dalam pondok pesantren tersebut, bahkan sudah berkeluarga.
Namun, menurut Pak Di, santriwati tersebut kerap diajak oknum untuk menemaninya di kamar.
“Disitu banyak santriwati yang sudah berumah tangga tapi diakui anak angkatnya dari oknum Kiai itu,” terang orangtua korban itu.
“Di situ keakraban sama santriwati yang sudah berkeluarga banyak. Kesannya terlalu akrab, jadi dilihat negatif. Disitu punya suami, kadang dipanggil ke kamarnya untuk nemenin di kamar,” sambungnya.
Tetapi, tidak semua santriwati dipilih olehnya untuk menemani tidur. Hanya santriwati yang berparas ayu yang diminta saat akan melakukan aksinya.
(kmr)