- YouTube tvOnenews
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag
Ahmad Syaikhu menjelaskan bahwa 252 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, telah dipulangkan kepada orang tua masing-masing sejak Minggu (3/5/2026).
Rinciannya adalah empat orang di tingkat Raudhatul Athfal (RA), 89 di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan 30 anak lainnya di kelas 6 yang baru selesaikan ujian pada 4-12 April.
Kemudian, ada 91 santri yang belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP), 50 santri di Madrasah Aliyah, serta 8 santri yang hanya mondok atau mukim di pesantren.
Pengecualian untuk santri kelas 6 MI, mereka untuk sementara tetap berada di ponpes dengan pendampingan guru untuk mengikuti ujian madrasah pekan lalu.
“Semua siswa yang berjumlah 252 yang belajarnya ada yang di RA, ada yang di MI, ada yang di SMP, dan juga ada yang di Aliyah, itu semuanya sudah dipulangkan ke rumah orang tuanya dan pembelajarannya melalui daring,” ujar Ahmad Syaikhu.
Kini, tidak ada aktivitas di dalam Ponpes Ndholo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Pondok tersebut disegel dan terkunci dari luar.
(han)