Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat
- Kolase tvOnenews.com/ Facebook I Love Pati/ Youtube FHI Multimedia
tvOnenews.com - Kabar mengenai kelakuan oknum Kiai, Ashari sudah dicurigai sejak awal berdirinya Pondok Pesantren di Pati.
Hingga, jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR.
Kedua informasi tersebut menjadi Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Selasa, 12 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- X @neVerAl0nely___
Gelagat Kiai Ashari Dicurigai
Gerak-gerik oknum Kiai, Ashari selaku pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo ternyata sudah dicurigai sejak awal.
Seorang jamaah majelis bernama samaran Pak Di yang pernah bekerja dengan Kiai Ashari sejak tahun 2015 ini memberikan kesaksiannya.
Lebih dari satu dekade mengabdi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pak Di ternyata sudah curiga terhadap Kiai Ashari sejak awal pendirian Ponpes tersebut.
Menurutnya, pria cabul berusia 51 tahun ini selalu mengajak santriwati untuk keluar pergi malam-malam dengan alasan berkegiatan, seperti ziarah atau shalawatan.
“Di situ tuh gerak-geriknya pak Kiai menurut saya kurang pas,” ucap Pak Di.
“Contohnya begini, dia tuh selalu mengajak pergi malam. Entah kegiatan shalawatan, entah ziarah itu kebanyakan santriwati atau wanita, ada di situ yang sudah berkeluarga diajak,” sambungnya.
Simak berita selengkapnya: Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID
Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat
Publik menyoroti penilaian juri terhadap seorang siswi SMAN 1 Pontianak yang mengikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diselenggarakan MPR RI.
Ajang bertaraf Nasional ini digelar pada Sabtu (9/5/2026) dan menimbulkan berbagai reaksi publik.
Momen ini terjadi setelah salah satu peserta dari regu C memberikan jawaban yang benar namun disalahkan oleh dewan juri.
Akibatnya, SMAN 1 Pontianak gagal menjadi perwakilan Kalimantan Barat menuju ke tingkat Nasional.
Load more