- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Curhatan Kades Hoho kepada Dedi Mulyadi, Sebut Tekanan Datang setelah Seleksi Perangkat Desa Ditolak
tvOnenews.com - Kepala Desa Purwasaba, Kades Hoho, tetap bersikeras akan melantik tiga perangkat desa hasil seleksi meski penolakannya belum mereda. Di tengah ancaman gugatan PTUN hingga sorotan dari Inspektorat, Kades Hoho mengaku siap menanggung seluruh konsekuensi hukum atas keputusannya itu.
Baginya, polemik yang terus bergulir tidak boleh menghentikan jalannya pemerintahan desa. Ia memilih tetap berjalan di jalur yang diyakininya benar meski tekanan datang dari berbagai arah.
“Jadi kalau masalah pelantikan tetap saya lantik, kalaupun final nanti dari PTUN itu dinyatakan saya bersalah ya itu menjadi konsekuensi saya gitu loh, ini negara hukum jadi janganlah semua serba seperti itu,” ujar Kades Hoho dalam unggahannya pada 6 Mei 2026.
Kades Hoho dan Dedi Mulyadi. (Sumber: tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71)
Kades Hoho juga menegaskan bahwa pihak yang merasa dirugikan dipersilakan menempuh jalur hukum sesuai prosedur yang berlaku.
“PTUN, saya lantik yang dirugikan PTUN dengan bukti-bukti yang ada kita tunggu,” lanjutnya.
Sikap tegas Kades Hoho tersebut seolah menjadi jawaban dari curhatan yang pernah ia sampaikan kepada Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu di Lembur Pakuan, Subang.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Kades Hoho sempat mengaku berada dalam tekanan setelah proses seleksi perangkat desa berlangsung. Konflik tersebut bahkan sempat memicu pengeroyokan oleh oknum LSM.
Saat itu, Dedi Mulyadi mencoba memastikan kondisi psikologis Kades Hoho setelah rentetan persoalan yang menimpanya.
“Tapi sekarang tidak dalam keadaan merasa tertekan?” tanya Dedi Mulyadi.
Kades Hoho kemudian mengungkapkan bahwa tekanan yang ia rasakan justru bukan datang dari pihak luar.
“Ya saya tertekan oleh pihak-pihak lain. LSM, orang luar itu sih enggak sama sekali. Justru saya tertekannya itu oleh yang tiga,” ungkap Kades Hoho.
Dedi Mulyadi pun langsung memahami maksud ucapan tersebut.
“Oleh yang lulus, yang belum dilantik-lantik,” ujar Dedi Mulyadi.
“Iya,” jawab Kades Hoho.
Dalam obrolan itu, Kades Hoho juga menceritakan bahwa proses seleksi perangkat desa sudah berjalan cukup lama tanpa kepastian pelantikan.