news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sherly Tjoanda terlihat gemas dengan anak-anak Suku Togutil di pedalaman Pulau Halmahera.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Minggu, 17 Mei 2026 - 01:24 WIB
Reporter:
Editor :

Bagaimana Perasaan Sherly Tjoanda usai Menyapa Suku Togutil

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos setelah menyapa masyarakat Suku Togutil
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GubSherly

Kunjungan ini berlangsung hangat. Ia pun menyempatkan berpose hingga berpelukan bersama sebelum berpisah dengan masyarakat adat tersebut.

Ia pun berbincang dengan stafnya untuk membagikan perasaan mendalamnya. Wanita berusia 43 tahun ini mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengunjungi suku di pedalaman.

Pasalnya, Sherly memang sudah berniat untuk menyapa suku-suku pedalaman di Malut. Kendati demikian, keinginan tersebut sempat belum terwujud.

"Ini pertama kali aku ketemu Suku Togutil. Iya, ini pertama kali. Aku sering mendengar dan berencana tapi enggak pernah kejadian," ngakunya.

Ia tidak bisa menutupi kebahagiaannya. Kata dia, kunjungan ini sangat berkesan lantaran masyarakat Togutil menerima kedatangannya dengan baik.

Tak hanya itu, berbagai tawarannya tidak memiliki kendala apa pun. Meski begitu, mereka tetap memilih berada di lingkungan tersebut walaupun akan dibangun perumahan yang layak huni.

"Kesannya senang bisa diterima oleh Suku Togutil. Senang banget mereka menerima penawaran kita untuk hidup menetap dan dibangunkan (rumah) dengan menyiapkan 5 hektare tapi tetap mempertahankan ciri khasnya mereka," terangnya.

Pembangunan ini tidak sekadar modernisasi masyarakat adat di sana. Hal itu dapat mengundang para akademisi hingga budayawan untuk mengeksplorasi hal-hal yang ada di Suku Togutil.

"Jadi, suatu hari nanti jika ada para akademisi atau yang mau mempelajari, meneliti lebih dalam tentang budaya, kebiasaan Suku Togutil bisa datang ke sini," katanya.

Ia memahami Suku Togutil tidak hanya di Desa Koli. Suku yang biasa disebut Tobelo Dalam ini memiliki beberapa kelompok yang tersebar di kawasan pedalaman hutan tropis di Pulau Halmahera, Malut.

Wilayah utama penyebaran Suku Togutil, di antaranya hutan-hutan di Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Timur, serta Halmahera Tengah.

Ia meyakini pembangunan yang ditawarkan pada kali ini sebagai pembuka gerbang memajukan masyarakat adat pedalaman di Malut tanpa menghilangkan kearifan mereka.

(hap)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral