- tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71
Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Sekolah Maung saat Tahu Siswa SMAN 5 Bandung Salah Paham: Itu Istilah
“Yang merekrut siswa berdasarkan jalur akademik, dan jalur prestasi lainnya di bidang seni, olahraga, industri kreatif, banyak lah,” ujar Dedi Mulyadi.
“Karena manusia unggul itu bukan akademik saja, non-akademik juga merupakan keunggulan. Dia menjadi pemain sepak bola handal itu juga unggul. Manusia unggul itu,” lanjutnya.
Ia pun memastikan nama sekolah-sekolah di Jawa Barat tidak akan berubah meski program Sekolah Maung dijalankan.
“Jadi sekolahnya tetap SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung itu, dan nanti di tempat lain mungkin kan ada SMA Negeri 1 Purwakarta, SMA Negeri 1 Subang, SMA Negeri 1 Indramayu, biasanya begitu,” kata Dedi Mulyadi.
Sambil tertawa, ia juga menepis anggapan bahwa nantinya akan ada nama baru seperti “SMA 5 Maung Bandung”.
“Nanti tidak ada perubahan istilah SMA 3 Maung Bandung,” ucap Dedi Mulyadi sambil tertawa.
“‘SMA 5 Maung Bandung’, enggak ada istilah begitu. Sekolahnya tetap seperti dulu di seluruh Provinsi Jawa Barat sama namanya ya,” jelasnya lagi.
Di akhir penjelasannya, Dedi Mulyadi berharap masyarakat tidak salah memahami istilah Sekolah Maung. Ia menekankan bahwa setiap sekolah tetap bisa melahirkan manusia unggul, tak hanya sekolah yang selama ini dianggap favorit.
“Tidak ada perubahan, kalimat Maung itu cuma istilah. Itu disebutnya sekolah-sekolah unggul, manusia unggul,” kata Dedi Mulyadi.
“Jadilah manusia-manusia unggul. Dan tentunya manusia unggul bukan hanya berkumpul pada sekolah yang dianggap favorite, sekolah yang tidak dianggap favorite pun akan melahirkan manusia-manusia unggul, sesuai dengan klasifikasinya. Terima kasih,” tutupnya.
(anf)