- Instagram/dedimulyadi71
23 Tahun Jualan di Pasar Cicadas, Warung Dibongkar KDM: Respons Abah Pedagang Bikin Salut
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan usai menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar Pasar Cicadas, Kota Bandung, Senin (18/5/2026).
Penertiban tersebut dilakukan demi mengembalikan fungsi trotoar dan menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata serta bersih.
Dalam proses penertiban itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama petugas gabungan dari Satpol PP Jabar, Satpol PP Kota Bandung, hingga aparat kewilayahan membongkar bangunan pedagang satu per satu.
Namun, di balik proses pembongkaran tersebut, ada momen yang menyita perhatian publik.
Salah satunya saat Dedi Mulyadi berbincang dengan seorang pedagang bernama Abah Haryoto yang sudah puluhan tahun mencari nafkah di Pasar Cicadas.
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Momen itu dibagikan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya dan ramai mendapat perhatian warganet.
Dalam video tersebut, Abah Haryoto terlihat memiliki kios kecil yang sehari-hari digunakan untuk berjualan rokok, minuman, dan berbagai kebutuhan ringan lainnya.
Kepada Dedi Mulyadi, ia mengaku sudah berjualan di lokasi tersebut selama sekitar 23 tahun.
“Abah Haryoto dagang di Pasar Cicadas sudah 23 tahun. Jualan rokok, minuman, dan segala rupa,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi kemudian menanyakan penghasilan harian yang diperoleh Abah Haryoto dari berjualan.
“Penghasilan sehari berapa?” tanya Dedi.
“50 ribu rata-rata, kadang 40 ribu, kadang 30,” jawab Abah Haryoto.
- bappeda.jabarprov.go.id
Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi mencoba memberikan solusi agar Abah Haryoto tetap memiliki pekerjaan meski kiosnya dibongkar.
“Jadi Abah ganti pekerjaan jadi penyapu kota. Bangunannya dibongkar,” kata Dedi.
Tak hanya itu, Dedi juga memastikan proses pembongkaran dilakukan tanpa memberatkan sang pedagang.
Ia bahkan berjanji akan membawa alat berat agar Abah tidak perlu membongkar kiosnya sendiri.
“Saya akan bawa alat berat biar Abah tidak susah. Besi-besinya buat Abah aja. Dagangannya sudah dibereskan,” lanjutnya.
Respons Abah Haryoto pun membuat banyak orang tersentuh.
Meski tempat usahanya yang sudah berdiri selama puluhan tahun harus dibongkar, ia tidak menunjukkan penolakan ataupun kemarahan.
Dengan singkat, Abah Haryoto menjawab, “Siap.”
- Instagram/dedimulyadi71
Jawaban sederhana itu langsung menuai pujian dari warganet. Banyak yang menilai sikap Abah Haryoto menunjukkan ketegaran dan kesediaan menerima perubahan demi penataan kawasan pasar yang lebih baik.