- YouTube/GubSherly - YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL - YouTube/Majelis Azzahir
Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol, KDM Geram Trotoar Dibongkar, KH Anwar Zahid Sentil Juri LCC MPR
tvOnenews.com - Kabar mengenai Gubernur Malut Sherly Tjoanda, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI menjadi topik terpopuler di tvOnenews.com kemarin, 19 Mei 2026.
Berikut rangkuman dari tiga artikel terpopuler di tvOnenews.com:
Sherly Tjoanda Tegas soal Orang yang Punya Utang Pinjol
- YouTube
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda memberikan pernyataan tegas terkait warganya yang terlilit utang pinjaman online atau pinjol.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri penyerahan bantuan mesin kapal untuk nelayan di Dufa-Dufa, Ternate.
Dalam acara tersebut, sejumlah nelayan menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari administrasi kependudukan, pernikahan siri, hingga utang piutang di bank dan pinjol.
Untuk masalah administrasi, Sherly meminta nelayan yang masih menggunakan KTP luar daerah agar segera mengurus perpindahan domisili supaya bisa mendapatkan bantuan pemerintah setempat.
Sementara terkait pernikahan siri, ia berencana mengadakan nikah massal yang biayanya ditanggung Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Namun, saat mendengar keluhan soal utang pinjol, Sherly menegaskan pemerintah tidak bisa membantu melunasi tanggungan pribadi warga.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik dengan membayar utang sesuai kewajiban.
Menurutnya, nama baik menjadi hal paling berharga yang harus dijaga masyarakat.
Sherly Tjoanda turut berpesan agar bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diterima warga dimanfaatkan dengan baik dan dibayar tepat waktu agar kepercayaan tetap terjaga.
Baca berita selengkapnya: Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi
- YouTube biroadpimjabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekesalannya terhadap proyek galian kabel fiber optik di Jalan Raya Kalijati–Dangdeur, Subang, yang dinilai merusak trotoar yang sebelumnya sudah tertata rapi.
Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTubenya , KDM menyoroti kondisi trotoar yang kembali dibongkar dan berantakan akibat pekerjaan penggalian kabel bawah tanah.
Ia meminta agar pekerjaan infrastruktur seperti pemasangan kabel bawah tanah dilakukan dengan perencanaan yang matang dan terkoordinasi dengan pembangunan trotoar maupun drainase agar tidak terjadi pembongkaran berulang.
Menurutnya, pengerjaan secara terpisah justru membuat anggaran menjadi lebih besar karena proses penggalian dan perbaikan dilakukan berkali-kali.
Dedi juga sempat menghentikan sementara pekerjaan tersebut dan meminta pihak pelaksana mengembalikan kondisi trotoar seperti semula.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara kontraktor dan pemerintah agar proyek berjalan lebih efisien dan tidak merugikan negara.
Baca berita selengkapnya: Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi
KH Anwar Zahid Sentil Juri LCC MPR RI Kalbar
- YouTube/Majelis Azzahir
Nama KH Anwar Zahid kembali menjadi sorotan publik setelah potongan ceramahnya viral di media sosial.
Dalam ceramah yang digelar bersama Habib Ali Abidin Assegaf di acara Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Bersholawat, KH Anwar Zahid menyinggung polemik penilaian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat dengan gaya humor khasnya.
Momen itu bermula saat Habib Ali menyinggung adanya pengurangan nilai peserta karena artikulasi yang dianggap kurang jelas.
Mendengar hal tersebut, KH Anwar Zahid langsung melontarkan candaan satire yang mengundang tawa ribuan jemaah.
“Makanya artikulasi itu penting ya, perlu diperhatikan oleh seluruh peserta, karena dewan juri itu ada yang budeg,” ucap KH Anwar Zahid.
Ia juga menyindir keputusan juri dengan candaan lain yang kembali disambut gelak tawa jemaah.
Potongan video ceramah tersebut kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.
Banyak warganet menilai sindiran itu mewakili keresahan publik terkait polemik penilaian LCC Empat Pilar MPR RI yang sebelumnya menuai protes.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pengurangan poin peserta karena masalah artikulasi.
Sebelumnya, Ketua MPR RI telah meminta maaf atas polemik tersebut dan menonaktifkan seluruh dewan juri serta pembawa acara yang bertugas dalam perlombaan itu.
Baca berita selengkapnya: KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah
(far/ind/gwn)