Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol
- YouTube
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, memberikan pernyataan tegas soal warganya yang terlilit utang pinjaman online atau pinjol.
Hal ini disampaikan Sherly Tjoanda dalam acara penyerahan bantuan mesin kapal untuk para nelayan di Dufa-Dufa, Ternate.
Salah satu peserta yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan beberapa masalah yang dihadapi para nelayan kepada Sherly Tjoanda.
Masalah yang disebutkan oleh peserta tersebut langsung diberikan solusinya saat itu juga oleh Gubernur Malut.
Masalah pertama adalah soal administrasi warga yang ternyata banyak nelayan tinggal di Ternate tetapi KTP-nya masih luar daerah.
Oleh karena itu, Sherly Tjoanda menginstruksikan agar nelayan tersebut mengurus perpindahan KTP ke Ternate untuk bisa mengakses bantuan dari pemerintah setempat.
Kemudian masalah yang kedua adalah banyaknya pernikahan sirih di kalangan nelayan.
Mendengar masalah tersebut, Sherly Tjoanda langsung memerintahkan agar para nelayan yang nikah sirih tersebut dikumpulkan untuk selanjutnya diadakan pernikahan massal yang biayanya ditanggung Pemprov Maluku Utara.
Tersisa satu masalah lagi yaitu terkait warga yang terlilit utang piutang pinjol.
"Terus yang kedua ini terkait masalah utang piutang, utang di Bank BRI maupun bank-bank yang lain, di leasing, bahkan di pinjol," kata salah satu peserta kepada Sherly Tjoanda, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube GubSherly.
Namun reaksi Sherly Tjoanda tidak seperti ketika merespon dua masalah sebelumnya.
![]()
Kali ini Sherly Tjoanda langsung memberikan pernyataan tegas bahwa Pemprov Malut tidak bisa membantu persoalan utang piutang warganya.
"Bentar, yang kedua itu tidak bisa saya bantu," tegas Sherly Tjoanda.
Menurut Sherly Tjoanda, hal ini menjadi pembelajaran bagi warga Malut terkait pinjaman dalam bentuk apapun, terutama pinjol.
"Itu belajar, bagi yang belum, masih bersih namanya, pertama, jangan pernah pinjamkan KTP kepada siapapun yang nanti memanfaatkannya untuk pinjol," pesan Sherly Tjoanda.
Kemudian Sherly Tjoanda juga memberikan pesan untuk menjaga integritas diri dan nama baik masing-masing dengan melunasi utang pribadi sesuai kesepakatan.
"Yang kedua, dalam hidup itu yang termahal adalah integritas dan nama baik," ujar Sherly Tjoanda.
Sama seperti ketika diberikan bantuan kredit usaha rakyat, Sherly Tjoanda berpesan agar masyarakat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin sehingga dapat dilunasi tepat waktu.
"Jadi, jika diberikan kepercayaan, buat yang sudah diberikan kepercayaan, yang sudah cairnya juga KUR-nya hari ini 35-50 juta, dijaga nama baik," pesan Sherly Tjoanda.
"Kalau sudah rusak itu enggak bisa lagi adalah nama baik," lanjutnya.
Sekali lagi, Sherly Tjoanda menegaskan bahwa dirinya belum bisa membantu warganya yang terlilit utang piutang.
"Jadi, yang punya banyak tanggungan, belum bisa kami bantu," tegas Sherly Tjoanda.
"Yang namanya masih bersih, dijaga untuk tetap bersih," lanjutnya.
(far)
Load more