- Kementerian Agama Kebumen
Kabar Membanggakan, Soto Instan buatan MAN 2 Kebumen Temani Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar membanggakan datang dari Kebumen, salah satu sekolah Negeri mampu menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat untuk jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Karya tersebut dikeluarkan oleh MAN 2 Kebumen yaitu soto instan. Sebuah inovasi makanan instan yang bisa mengobati rasa rindu para jemaah haji Indonesia yang beribadah.
Disebutkan dalam keterangan dalam laman Kemenag Kebumen, soto tersebut merupakan produk wirausaha Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen dengan nama "Sotow".
Diketahui, jadi salah satu menu yang menjadi teman favorit jamaah haji Indonesia di Mekkah. Soto instan “Sotow” produksi siswa MAN 2 Kebumen hadir memberi cita rasa khas Nusantara di tengah padatnya aktivitas ibadah haji, Senin 25 Mei 2026.
- Kementerian Agama Kebumen
Sebagaimana diketahui, kenikmatan Sotow disampaikan salah satu petugas haji Indonesia sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Fakhrudin.
Ia mengaku senang dapat menikmati makanan khas Indonesia di Mekkah. Selain enak juga bisa mengobati rasa rindu makanan Indonesia.
“Alhamdulillah, adanya soto ini sangat membantu dan mengobati rasa rindu terhadap tanah air. Rasanya pas, gurih, nikmat, dan mantap,” katanya, dikutip dari laman Kemenag Kebumen, Rabu (27/5).
Disampaikan juga, dengan produk tersebut membuktikan bahwa karya wirausaha madrasah mampu bersaing dan diterima masyarakat luas, bahkan hingga luar negeri.
- tim tvOne-viva.co.id
Diketahui, produk inovasi siswa madrasah ini mampu mengembangkan usaha berbasis pangan lokal. MAN 2 Kebumen berharap produk wirausaha madrasah dapat terus berkembang serta memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Kemudian juga mampu menarik motivasi bagi siswa untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk unggulan bernilai ekonomi.
Perlu diketahui, Kemenhaj menjelaskan, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai.
Disampaikan sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, 16.596 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.
Komitmen pemerintah hadir, Kemenhaj menyiapkan akan 15 porsi makanan siap santap cita rasa Nusantara selama fase Armuzna.
Dengan distribusi konsumsi yang disiapkan lebih awal sejak 6 Dzulhijjah agar jemaah dapat lebih fokus beribadah.
Disebutkan juga, pelayanan haji tahun ini turut diperkuat melalui digitalisasi pengawasan dan pelaporan berbasis Command Center, SIKABAH, dan Kawal Haji. Sistem yang memungkinkan respons petugas lebih cepat, terukur, dan berbasis data.
Sejauh ini, Kemenhaj mencatat 145.341 jemaah telah membayar dam. Sebanyak 102.364 melalui Adahi di Arab Saudi dan 38.992 melalui mekanisme di Indonesia.
Sebagian besar daging dam jemaah Indonesia juga diarahkan untuk membantu masyarakat Palestina melalui koordinasi Adahi dan Pemerintah Arab Saudi.(klw)