- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Efek Investigasi Dedi Mulyadi Tak Main-main, Pengacara Toni Sebut Ririn Ditanyai Penyidik Sumbernya YouTube KDM
Toni kemudian membeberkan secara rinci alur pencairan dana pensiun yang sebenarnya berdasarkan keterangan Ririn di hadapan penyidik.
Bermula dari Ririn yang menghubungkan nomor ponsel Aman Yani kepada Khotib, dan sebaliknya.
"Setelah itu, Ririn ngasih nomor handphone-nya Aman Yani kepada Khotib. Ririn juga ngasih nomor handphone-nya Khotib kepada Aman Yani."
Alasannya sederhana namun menyimpan petunjuk penting.
"Kenapa harus dikasih? Kenapa Aman Yani harus dikasih? Karena Ririn tahu Aman Yani ini gonta-ganti nomor. Jadi kalau tidak dikasih, Aman Yani nanti Khotib telepon enggak akan nyambung," papar Pengacara Toni.
Toni melanjutkan bahwa Ririn sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya antara Khotib dan pihak dana pensiun.
"Nah, Ririn tidak tahu apa yang terjadi belakangan. Khotib meminta Ririn untuk datang ke bank, ke Dapen. Ke Dapen itu Ririn, Khotib, Evan. Evan sama Ririn duduk di ruang tunggu. Khotiblah yang ketemu dengan Pak Roni, orang Dapen. Sepulangnya ngobrol, 'Susah, harus ada Aman Yaninya,' katanya, kan itu sudah pulang," ungkap Pengacara Toni.
Proses pencairan pun berlanjut melalui serangkaian langkah yang melibatkan slip penarikan dan foto tanda tangan.
"Kemudian Pak Khotib menerima SMS sesuai cerita di sini. Nah, itu dikirimkan ke sana. Kemudian diberikan kemudahan biar orangnya tidak ada. Yang penting ada slip penarikan yang ditandatangani dan difoto dari berbagai sisi. Dapat slip penarikan blangko kosongnya, Khotib dari Dapen, diserahkan ke Ririn," jelas Toni.
"Ririn telepon Aman Yani. Sebelumnya kuasa juga begitu. Kuasa itu surat kuasa Aman Yani ke Ririn ya, Aman ke Khotib, itu Ririn, Pak Khotib kasih ke Ririn. Ririn telepon Aman Yani. Ketemu di Kucing, ditekan sama Aman Yani Pak. Kemudian diberikanlah ke Khotib," lanjut Pengacara Toni.
Seminggu setelah pertemuan itu, slip penarikan yang sudah ditandatangani pun datang.
"Untuk slip penarikan yang ada fotonya, ditelepon Aman Yani ya, ketemu di Kucing, tapi tidak langsung ditandatangani, dibawa oleh Aman Yani. Seminggu kemudian datang slip penarikan yang sudah tanda tangan, beserta foto, berdasarkan permintaan Pak Khotib. Dikasih ke Ririn, Ririn kasihkan ke sana," terang Pengacara Toni.