news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • youtube

Awalnya Tegang karena Mau Digusur, Tawa Warga Mendadak Pecah saat Ibu-ibu Ngadu Tak Punya Suami ke Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi dan warga tiba-tiba tertawa ngakak saat mendengar aduan dari seorang ibu-ibu yang mengadukan dirinya tidak punya suami. Langsung peluk Dedi Mulyadi
Jumat, 29 Mei 2026 - 11:13 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Terdapat momen unik ketika Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, sedang meninjau proses penggusuran bangunan liar di Cianjur.

Tiba-tiba Dedi Mulyadi dikerubungi warga yang khawatir dengan nasib tempat tinggalnya jika digusur.

Satu per satu ibu-ibu mengadukan nasibnya tidak punya rumah apabila Dedi Mulyadi tetap melakukan pembongkaran di area tersebut.

Namun ada satu ibu-ibu yang datang dengan masalah berbeda.

"Kenapa? Sama enggak punya rumah?" tanya Dedi Mulyadi dalam kanal YouTube pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.

Lucunya, jawaban ibu-ibu tersebut ternyata bukan soal rumah, tetapi ia mengadu karena tidak punya suami.

"Enggak punya suami," jawab ibu-ibu tersebut.

Jawaban kocak tersebut langsung mengundang gelak tawa seluruh warga yang hadir di lokasi.

Bahkan warga lainnya menanyakan apakah Dedi Mulyadi bersedia menjadi suami ibu-ibu tersebut.

"Bapak mau enggak," kata warga.

Dedi Mulyadi kemudian langsung dipeluk oleh ibu-ibu tersebut sembari tertawa.

Kejadian ini langsung membuat situasi menjadi cair setelah sebelumnya sempat tegang dan dipenuhi tangisan warga yang akan digusur.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya tidak akan sembarangan dalam menggusur bangunan liar.

Justru KDM sudah menyiapkan skema bantuan untuk mengakomodir warga yang terdampak penggusuran.

Jika belum memiliki rumah, maka Dedi Mulyadi menawarkan bantuan pembangunan rumah baru di lokasi terdekat.

Dedi Mulyadi menyatakan dirinya bukanlah orang yang dzalim dan asal menggusur.

Ia tetap memastikan warga yang digusur bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak dibandingkan ketika tinggal di atas tanah pemerintah.

Cara ini cukup efektif sehingga warga tidak menolak penggusuran dan justru melakukan pembongkaran mandiri.

Dedi Mulyadi memberikan solusi rumah pengganti ataupun pekerjaan alternatif setelah digusur.

Bahkan pedagang diberikan bantuan selama menunggu proses penggusuran selesai.

(far)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral