news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur..
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Ibu-ibu PKL Tak Masalahkan Uang Kompensasi, justru Terpukul Kios Dibongkar Mendadak saat Lebaran

Bukan uang kompensasi yang membuat para pedagang kaki lima di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur menangis saat kios mereka digusur. Ternyata karena alasan ini.
Jumat, 29 Mei 2026 - 19:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bukan uang kompensasi yang membuat para pedagang kaki lima di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur menangis saat kios mereka digusur.

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, para ibu-ibu pedagang justru mengaku sedih karena penertiban dilakukan mendadak menjelang Hari Raya Idul Adha.

Suasana haru terjadi ketika Dedi Mulyadi datang langsung menemui para pedagang yang terdampak pembongkaran kios di kawasan wisata Puncak tersebut.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Salah seorang ibu terlihat menangis sambil menyampaikan keluhannya kepada KDM. Ia mengaku tidak menyangka pembongkaran dilakukan begitu cepat di tengah suasana menjelang lebaran.

“Mau lebaran bapak, kok buru-buru gini,” ucap ibu tersebut sambil menahan air mata.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung menanyakan apakah bantuan kompensasi dari pemerintah sudah diterima warga atau belum.

Namun ibu tersebut mengaku belum menerima bantuan yang dijanjikan.

Bupati Cianjur yang berada di lokasi kemudian menjelaskan bahwa dana kompensasi dari pemerintah provinsi sebenarnya sudah masuk, tetapi belum sempat dibagikan karena terkendala hari libur.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Meski demikian, sang ibu menegaskan bahwa persoalan utamanya bukan soal uang bantuan.

"Iya tapi kita belum menerima, tapi bukan masalah uangnya bapak, ini karena mau Hari Raya (Idul Adha) nya, kok meni tega (kok tega banget)," ucap ibu itu lagi.

Pedagang lain juga mengaku syok karena merasa tidak diberi waktu cukup untuk bersiap sebelum pembongkaran dilakukan.

"Maksudnya bukan karena uangnya ini lebarannya, atuh bapak jangan sekarang maksudnya besoknya lagi gimana gitu, ini pas hari lebaran, lagi hari bahagia," tegas sang ibu.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • youtube

Menurut mereka, meskipun sadar bangunan tersebut berdiri di atas tanah milik pemerintah, proses penertiban seharusnya bisa dilakukan setelah momen Idul Adha selesai.

"Nggak pak, mendadak banget gitu pak, ini mah mendadak nggak ada info dari sebelumnya satu hari atau dua hari gitu ya, ini di hari lebaran," ucap ibu-ibu.

"Kita menyadari ini punya pemerintah, kita hanya bangunannya aja, kita punya bangunannya, cuma mestinya dikasih tempo hari, kalau ngedadak gini kan jadi syok pak, mana pas lebaran," lanjut mereka.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi mencoba menenangkan warga. Ia menjelaskan bahwa pemerintah hadir bukan sekadar menggusur, tetapi juga membawa solusi bagi masyarakat terdampak.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

KDM memastikan para pedagang akan mendapatkan bantuan kompensasi serta dukungan untuk memulai usaha baru.

Selain itu, pemerintah juga disebut sedang menyiapkan alternatif pekerjaan dengan penghasilan di atas Rp4 juta bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat penertiban.

"Enggak, kita bantu aja, kita bantu gini pengangkutan barangnya kita bantu sampai rumah ya bu ya, kemudian nanti saya bantu juga penggantian barangnya gitu," lanjut KDM.

Suasana kemudian semakin emosional ketika seorang ibu mengaku tidak memiliki rumah selain kios yang kini dibongkar.

“Gimana rumah pak,” ucap ibu tersebut sambil menangis.

Mendengar pengakuan itu, Dedi Mulyadi langsung memberikan solusi yang membuat warga terdiam.

“Kalau ibu tidak punya rumah, kami akan membangunkan rumah buat ibu,” tegas KDM.

Ia bahkan langsung meminta Bupati Cianjur untuk mencarikan lahan bagi ibu tersebut di kampung setempat.

Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ada warga yang terlantar setelah penertiban dilakukan.

Momen haru tersebut pun ramai menjadi perhatian publik di media sosial. (asl)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral