news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fabiola Elizabeth Agnes terlibat love scamming hingga libatkan FBI.
Sumber :
  • Instagram/fabananash_

Memangnya Dapat Uang Berapa Artis Fabiola Elizabeth sampai Terlibat Love Scamming Tipu Korban WNA

Mantan artis Fabiola Elizabeth Agnes terseret kasus love scamming dan berhasil tipu WNA Amerika hingga rugi miliaran rupiah. FBI dan Polda Jateng turun tangan -
Selasa, 2 Juni 2026 - 17:11 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Nama mantan artis sekaligus model Fabiola Elizabeth Agnes mendadak kembali menjadi sorotan tajam publik. Mantan istri dari personel boyband SMASH Reza Anugrah, ini harus berurusan dengan pihak berwajib setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan daring (online) jaringan internasional.

Jaringan kriminal siber ini diketahui menggunakan modus operandi love scamming atau yang akrab juga dengan istilah pig butchering (penyembelihan babi).

Kasus kakap ini berhasil dibongkar oleh jajaran Direktorat Reserse Siber Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.

Fabiola Elizabeth Agnes terlibat love scamming hingga libatkan FBI
Sumber :
  • Instagram/fabananash_

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam, Fabiola diduga kuat terlibat aktif dalam sindikat penipuan yang mengendalikan operasionalnya dari sebuah markas di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

Adapun proses gelar perkara yang menampilkan sosok Fabiola Elizabeth dalam balutan baju tersangka dilakukan di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Senin (1/6/2026).

Peran Krusial Fabiola Elizabeth di Ruang Digital

Dalam struktur jaringan tersebut, Fabiola memegang peran khusus yang terbilang sangat krusial, yakni sebagai model. Tugas utamanya adalah membangun sekaligus memperkuat kepercayaan para korban lewat panggilan video (video call).

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Himawan Susanto Saragih, mengungkapkan bahwa Fabiola merupakan satu dari 38 tersangka yang berhasil digulung dalam operasi pengungkapan berskala internasional ini.

Pihak kepolisian membeberkan bahwa sindikat ini secara spesifik membidik warga negara asing (WNA), dengan mayoritas korban berasal dari Amerika Serikat.

Terkait alur penipuan, para komplotan ini awalnya membangun kedekatan emosional (romansa fiktif) dengan korban melalui media sosial maupun aplikasi kencan daring (dating apps).

Setelah korban terbuai, terbawa perasaan (baper), dan menaruh kepercayaan penuh, pelaku kemudian mengarahkan mereka untuk menanamkan modal pada skema investasi yang ternyata fiktif.

Di sinilah peran penting Fabiola Elizabeth masuk untuk mengesekusi taktik. Guna memastikan korban tidak curiga, sindikat memanfaatkan talenta perempuan untuk tampil langsung dalam panggilan video.

Langkah ini berfungsi meyakinkan korban bahwa hubungan romantis yang terjalin benar-benar nyata, bukan manipulasi akun palsu atau robot (bot).

"Para pelaku yang berperan sebagai marketing mencari korban melalui berbagai platform. Sementara F bertugas melakukan video call agar korban semakin percaya," tutur Himawan Susanto Saragih dilansir tvOnenews.com, Selasa (2/6/2026).

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
01:06
03:52
04:26
01:37
01:24

Viral