- Ist
Intip Isi Garasi Eks Kepala BGN, Dadan Hindayana: Koleksi Mobilnya Bernilai Miliaran
Berikut daftar kendaraan yang pernah tercatat dalam laporan kekayaannya:
1. Mazda CX-5 Tahun 2023
Mobil dengan nilai sekitar Rp675 juta ini menjadi kendaraan paling mahal dalam garasi Dadan. Mazda CX-5 dikenal sebagai SUV premium yang menawarkan kombinasi kenyamanan, fitur keselamatan modern, dan performa yang cukup mumpuni untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
2. Honda HR-V 1.5L SE CVT Tahun 2024
SUV kompak ini memiliki nilai sekitar Rp330 juta. Honda HR-V menjadi salah satu model populer di Indonesia berkat desain modern, efisiensi bahan bakar, serta teknologi keselamatan yang cukup lengkap.
3. Mazda CX-3 1.5 Tahun 2023
Mobil ketiga yang tercatat dalam LHKPN adalah Mazda CX-3 dengan nilai sekitar Rp395 juta. Kendaraan ini menyasar pengguna perkotaan yang menginginkan SUV berukuran lebih ringkas namun tetap premium.
Jika dijumlahkan, nilai ketiga kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp1,4 miliar. Menariknya, koleksi kendaraan Dadan didominasi model SUV yang identik dengan kenyamanan dan mobilitas tinggi.
Harta Rp9 Miliar Didominasi Properti
Selain kendaraan, sebagian besar kekayaan Dadan Hindayana berasal dari aset properti. Berdasarkan data LHKPN KPK, total nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai sekitar Rp5,9 miliar hingga lebih dari Rp8 miliar dalam beberapa laporan yang tercatat pada periode pelaporan berbeda.
Aset tersebut menjadi komponen terbesar dalam struktur kekayaannya. Selain properti dan kendaraan, Dadan juga memiliki harta bergerak lainnya senilai ratusan juta rupiah serta kas dan setara kas yang nilainya mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Yang menarik, laporan LHKPN tersebut juga menunjukkan bahwa Dadan tidak memiliki catatan utang. Dengan demikian, seluruh aset yang dilaporkan merupakan kekayaan bersih yang dimilikinya.
Sebagai informasi, LHKPN merupakan instrumen transparansi yang diwajibkan bagi penyelenggara negara untuk melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Sistem ini bertujuan memperkuat akuntabilitas serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka.
Kini, setelah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, nama Dadan Hindayana kembali menjadi bahan perbincangan publik.
Selain terkait kebijakan yang pernah dijalankan selama memimpin BGN, laporan harta kekayaannya, termasuk isi garasi kendaraan senilai Rp1,4 miliar, turut menjadi sorotan masyarakat yang ingin mengetahui profil pejabat yang pernah memimpin salah satu lembaga strategis pemerintah tersebut. (udn)