- instagram Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti Ajarkan Cucu Main Bola Bekel, Netizen Nostalgia Permainan Tradisional Generasi 90-an
tvOnenews.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kembali mencuri perhatian publik. Namun kali ini bukan karena pandangannya soal kebijakan atau isu kelautan, melainkan momen sederhana yang sarat makna bersama keluarga.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Susi memperlihatkan aktivitasnya mengajarkan cucu-cucunya bermain bola bekel.
Permainan tradisional yang sempat menjadi favorit anak-anak Indonesia pada era 1980-an hingga awal 2000-an itu kini mulai jarang ditemui, tergeser oleh perkembangan teknologi dan permainan digital.
Video tersebut sontak mengundang perhatian warganet. Banyak yang mengaku kembali teringat masa kecil ketika menghabiskan waktu istirahat sekolah atau sore hari bersama teman-teman memainkan berbagai permainan tradisional.
Tidak hanya bekel, kenangan juga mengalir pada permainan seperti congklak, engklek, gobak sodor, hingga kelereng yang dahulu begitu populer di berbagai daerah Indonesia.
Susi Pudjiastuti dan Upaya Mengenalkan Permainan Tradisional
Dalam video yang diunggah, Susi tampak duduk bersama cucu-cucunya sambil memperagakan cara bermain bola bekel. Dengan penuh semangat, perempuan yang dikenal sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 itu menjelaskan aturan dasar permainan tersebut.
"Ajarin cucu-cucu mainan jaman saya kecil ? Ada yang dulu suka main juga gak? ??," tulis Susi dalam keterangan unggahannya.
Pada video tersebut, Susi juga terdengar menjelaskan aktivitas yang mereka lakukan sebelum makan siang.
"Ya pagi-pagi, anak-anak pulang sekolah masih ada waktu sebelum makan siang saya ajarin anak-anak main bola bekels," ujar Susi sambil memainkan bola bekel di hadapan para cucunya.
Salah satu cucu perempuannya terlihat antusias memperhatikan gerakan sang nenek. Sesekali ia tampak tersenyum dan tertawa saat melihat Susi memantulkan bola lalu mengambil biji-biji bekel yang terbuat dari cangkang kerang.
Bola bekel sendiri merupakan permainan tradisional yang mengandalkan koordinasi tangan dan konsentrasi.
Pemain harus memantulkan bola karet kecil sambil mengambil sejumlah biji bekel secara bertahap sebelum bola kembali ditangkap. Permainan ini pernah menjadi salah satu aktivitas favorit anak-anak sekolah dasar di berbagai daerah Indonesia.
## Permainan Jadul yang Mulai Tergerus Zaman
Momen yang dibagikan Susi tidak hanya mengingatkan publik pada bola bekel. Banyak warganet juga mengenang sejumlah permainan tradisional lain yang pernah mewarnai masa kecil mereka.
Sebut saja congklak yang dimainkan menggunakan papan berlubang dan biji-bijian kecil. Ada pula engklek yang mengharuskan pemain melompat pada kotak-kotak yang digambar di tanah.
Tak kalah populer, gobak sodor atau galasin menjadi permainan kelompok yang menguji kecepatan dan strategi.
Selain itu, kelereng juga menjadi permainan yang hampir selalu dimainkan anak-anak pada era tersebut. Dengan modal beberapa butir kelereng, anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam bermain bersama teman-teman di halaman rumah atau lapangan terbuka.
Permainan-permainan tradisional tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga melatih ketangkasan, kerja sama, konsentrasi, hingga kemampuan bersosialisasi.
Karena itulah, banyak orang tua kini mulai mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak mereka sebagai alternatif dari penggunaan gawai yang berlebihan.
Netizen Ikut Nostalgia, Komentar Lucu Banjiri Unggahan
Unggahan Susi pun dibanjiri komentar dari warganet yang merasa bernostalgia melihat permainan masa kecil mereka kembali dimainkan.
"Iyaaaa saayaa suka maain tpi sekarang susah cari bekel nya," tulis seorang netizen.
Ada pula yang menyoroti cara Susi menangkap bola saat bermain.
"Perasaan nangkapnya harus satu tangan, knapa ibu pakai dua tangan? ????," komentar akun lainnya.
Komentar serupa juga datang dari warganet lain yang bercanda soal teknik bermain bekel.
"Pake tangan satu bu, kalo dua kiper ?hehehe emng the best ibu satu ini ??."
Sementara itu, sejumlah netizen memberikan doa dan apresiasi atas kedekatan Susi dengan cucu-cucunya.
"Hebat ibu dan cucu sehat selalu❤️ jaman saya thn 80 an main ginian ❤️❤️❤️❤️," tulis seorang pengguna Instagram.
Ada pula yang mengaku memiliki pengalaman serupa saat kecil.
"Hahahaha samaan Bu, nangkep bolanya pake tangan dua ??? Nasib memang saya lack of lempar-tangkap ???."
Tak sedikit pula yang mengingat kembali suasana sekolah pada masa lalu.
"Rindu momen jam istirahat sekolah pasti pada main bekel sama congklak, main galasin juga."
Melalui unggahan sederhana tersebut, Susi Pudjiastuti seolah mengajak masyarakat untuk kembali mengingat masa ketika permainan tradisional menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak Indonesia.
Di tengah era digital yang serba cepat, momen itu menjadi pengingat bahwa keseruan bermain tidak selalu harus hadir dari layar gawai, tetapi juga bisa lahir dari permainan sederhana yang sarat nilai kebersamaan dan kenangan. (udn)