- TikTok @ farratna
Kisah Haru Bocah Pendamping Timnas Indonesia yang Menangis Saat Nyanyikan Indonesia Raya, Terbang Sendiri dari Manado
Bocah asal Manado, Sulawesi Utara itu harus melakukan perjalanan panjang menuju Jakarta demi mewujudkan impiannya menjadi pendamping pemain Timnas Indonesia.
Yang membuat banyak orang kagum, Syailendra berangkat seorang diri dengan pesawat dari Manado menuju ibu kota.
"Nyonyo berangkat dari Manado sendiri, di Jakarta dijemput tantenya. Deg-degan dari pas berangkat, Alhamdulillah berani," cerita sang ibu.
Bagi anak seusianya, melakukan perjalanan udara tanpa didampingi orang tua tentu bukan perkara mudah.
Namun demi mewujudkan impian yang sudah lama dinantikan, Syailendra memberanikan diri menjalani pengalaman tersebut.
Dalam unggahan yang sama, sang ibu juga membagikan foto putranya yang membawa koper hitam saat hendak berangkat ke Jakarta.
Foto itu kemudian banyak dibagikan ulang oleh warganet karena dianggap menggambarkan semangat seorang anak kecil yang sedang mengejar mimpinya.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Syailendra juga sempat menyampaikan tekadnya dalam sebuah video yang diunggah keluarganya.
Dengan penuh semangat, ia memperkenalkan diri dan menyatakan kesiapannya menjadi bagian dari momen bersejarah bersama Timnas Indonesia.
"Saya Syailendra Ahmad Budiyanto, saya dari Manado. Saya siap menjadi pendamping Garuda," ucapnya.
Kalimat sederhana tersebut kini terasa jauh lebih bermakna setelah publik mengetahui perjuangan yang harus dilalui untuk sampai ke Stadion Gelora Bung Karno.
Tak sedikit yang menilai air mata Syailendra saat Indonesia Raya berkumandang merupakan luapan rasa bangga, haru, sekaligus kebahagiaan karena akhirnya berhasil mewujudkan impian yang selama ini dinantikannya.
Setelah pertandingan usai, sang ibu kembali mengunggah foto Syailendra bersama Nathan Tjoe-A-On.
Namun kali ini unggahan tersebut disertai doa yang membuat banyak orang ikut tersentuh.
"Bismillah semakin rajin latihan, next kamu yang akan berdiri di sana sebagai pemain timnas, membela Merah Putih. Aamiin," tulisnya.
Harapan itu memperlihatkan bahwa pengalaman menjadi player escort bukanlah akhir dari perjalanan Syailendra, melainkan awal dari mimpi yang lebih besar.
Sebagai anak yang aktif bermain sepak bola, Syailendra kini memiliki pengalaman yang mungkin tidak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya.