- Tangkapan layar YouTube Nikita Willy Official
Nikita Willy dan Suami Tetiba Diserang Netizen usai Insiden Kecelakaan Taksi Tewaskan Pasutri Viral, Ada Apa?
Jakarta, tvOnenews.com - Media sosial pasangan Nikita Willy dan sang suami, Indra Priawan mendadak diserbu netizen. Sorotan itu tak lepas dari insiden kecelakaan armada taksi Bluebird.
Nikita Willy dan Indra disorot lantaran taksi Bluebird terlibat dalam kecelakaan membuat pasangan suami-istri bernama Edih (42) dan Ridanti Amalia (36) dilaporkan meninggal dunia.
Pasutri tersebut tewas setelah ditabrak armada taksi Bluebird di Jalan Boleivard BSD City, Gading Serpong, Tangerang. Peristiwa tragis ini pun viral di media sosial.
Hukum insiden kecelakaan taksi biru tersebut sempat mandek. Kejadian ini membuat netizen berbondong-bondong menandai atau memberikan tag akun Instagram Nikita Willy dan Indra Priawan.
Kenapa Nikita Willy dan Indra Priawan Diserbu Netizen?
Diketahui, Indra Priawan merupakan cucu dari pendiri sekaligus pemilik saham utama perusahaan Bluebird. Latar belakang ini menyebabkan netizen menandai akun Nikita Willy dan suami.
Netizen mendesak Indra dan Nikita menuntaskan kasus tersebut. Kecelakaan terjadi di Jalan Boleivard BSD City melibatkan sebuah taksi Bluebird mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Tak hanya itu, netizen menyerbu akun Instagram Nikita dan suaminya guna meminta pertanggungjawaban. Kecelakaan tersebut membuat dua anak korban terkatung-katung.
"Ada dua anak kecil yang orang tuanya ditabrak lari Blue Bird katanya Kak. Tolong diperhatikan kasusnya kak, kasian," ujar @queenxxx.
"Itu yang meninggal suami istri gimana?," tanya @ogixxx.
"Nyawa bayar nyawa," tegas @hendraxxx.
Tak sedikit warganet yang ikut pasang badan untuk Nikita dan Indra. Mereka memang memiliki kaitan dengan perusahaan armada tersebut.
Kendati demikian, kecelakaan taksi biru tersebut bukan berarti hanya ditangani oleh Nikita Willy. Pastinya perusahaan sudah mempunyai prosedur dalam menuntaskan insiden ini.
Awal Mula Kecelakaan Taksi Bluebird Tewaskan Pasutri
Pada Rabu, 6 Mei 2026, sebuah taksi Bluebird dan pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan maut. Insiden ini terjadi di kawasan Gading Serpong.
Berdasarkan informasi sementara, motif kecelakaan taksi tersebut diduga akibat sopir taksi mengalami kambuh epilepsi. Momen tersebut terjadi di tengah mengemudi taksi.
Penyakit epilepsi yang kambuh membuat sopir kehilangan kendali. Alhasil, taksi tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Edih dan Ridati Amalia.
Mengacu dari keterangan saksi di lokasi kejadian perkara, korban perempuan bernama Ridati Amalia tewas di tempat. Penyebabnya akibat menderita luka parah.
Sementara, Edih sempat koma sehingga harus segera mendapat penanganan medis dan dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi, nyawa suami korban tidak terolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Kedua korban teridentifikasi sebagai warga Perumahan Citra Pasundan, Curug Wetan. Kepergian mereka membuat keluarga korban membagikan kisah pilu ini.
Melalui Instagram @rezaairwn, Reza, adik korban memperlihatkan kedua anak korban. Buah hati mereka menangis di sebelah pusara orang tuanya.
"6 Mei, kakakku hanya pamit sebentar. Sebelum pergi, ia menitipkan kedua anaknya kepada kami. Tidak ada tangisan, tidak ada firasat buruk, tidak ada perpisahan yang terasa seperti akhir. Kami semua mengira ia akan pulang seperti biasa," tulis Reza.
"Namun ternyata, hari itu menjadi pertemuan terakhir kami," sambungnya.
Ia tidak menyangka kakaknya dan suaminya meninggal dunia secara tragis. Ia memikirkan nasib kedua anak korban yang masih sangat belia harus menjalani kehidupan tanpa sosok orang tua.
"Kehangatan keluarga yang selama ini mereka rasakan berubah menjadi luka yang akan mereka bawa sepanjang hidup," lanjutnya.
Reza merasa belum ada komitmen dari manajemen perusahaan armada taksi Bluebird. Setidaknya pihak keluarga menuntut jaminan kelangsungan hidup hingga biaya pendidikan anak korban.
"Bagi sebagian orang ini mungkin hanya sebuah berita, tetapi bagi dua anak kecil itu, ini adalah kehilangan yang akan mereka rasakan setiap hari sepanjang hidup," tukasnya.
(hap)