- Kolase tvOnenews.com / Instagram @nandapersada @ruben_onsu
Ruben Onsu Disebut Wajar Ambil Hak Asuh Anak, Mantan Manajer Sarwendah Ungkap Pandangannya
tvOnenews.com - Polemik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah mencuatnya rencana Ruben Onsu untuk mengajukan hak asuh anak.
Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, turut memberikan tanggapannya terkait langkah yang akan diambil Ruben Onsu tersebut. Menurutnya, langkah ini bisa dikatakan wajar jika kondisi psikologis anak sudah mulai terganggu akibat paparan video atau lingkungan yang tidak kondusif.
Dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Nanda Persada diminta memberikan pandangannya terkait rencana Ruben Onsu yang ingin menggugat balik hak asuh anak-anaknya. Ia diminta menilai apakah langkah tersebut pantas dilakukan mengingat sejumlah video yang beredar belakangan ini.
"Ya, dengan adanya potongan-potongan video itu, ya, akhirnya publik, netizen, juga kan marah, gitu, melihat apa video yang beredar, gitu, ya, enggak pantes, lah, gitu," ujar mantan manajer Sarwendah dalam tayangan YouTube SelebTubeTV (13/6/2026)
Ia melanjutkan dengan menyoroti dampak dari video-video tersebut terhadap kondisi psikologis anak.
"Dan itu juga kan membuat psikologi anak jadi terganggu dan bingung, gitu. Dan orang tua mana sih yang senang lihat anaknya kayak gitu, dengan, atau orang lain, lah, yang belum juga jadi bapak sambung yang resmi juga, gitu, kan, ya. Itu akhirnya jadi ke mana-mana. Jadi, makanya itulah, jangan pernah membuat statement yang setengah-setengah, lah, gitu, dan apalagi nantangin netizen, gitu. Waduh, jangan, deh. Itu fatal, gitu," lanjutnya.
Saat ditanya lebih lanjut apakah langkah Ruben Onsu untuk mengambil hak asuh anak sudah pantas dilakukan mengingat situasi yang dianggap sudah cukup mengkhawatirkan, Nanda Persada memberikan jawabannya.
"Iya. Kalau memang sudah mengkhawatirkan buat psikis anak, aku rasa wajar untuk Ruben untuk ambil langkah selanjutnya. Walaupun nanti, walaupun di Ruben, tetap haknya Wenda sebagai ibu juga jangan dinihilkan juga, gitu, ya," tuturnya.
Ia pun menambahkan bahwa hak antara kedua orang tua seharusnya tetap berjalan seimbang.
"Sama-sama seimbang, lah, mestinya, gitu, karena anak-anak punya hak yang sama juga dari orang tuanya," tambahnya.