news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan Manajer Sarwendah, Ruben Onsu dan Ketiga Anaknya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @nandapersada @ruben_onsu

Ruben Onsu Disebut Wajar Ambil Hak Asuh Anak, Mantan Manajer Sarwendah Ungkap Pandangannya

Ruben Onsu disebut wajar ambil hak asuh anak demi psikologis anak. Mantan manajer Sarwendah ungkap pandangannya soal sikap Sarwendah belakangan.
Minggu, 14 Juni 2026 - 08:37 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Polemik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah mencuatnya rencana Ruben Onsu untuk mengajukan hak asuh anak.

Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, turut memberikan tanggapannya terkait langkah yang akan diambil Ruben Onsu tersebut. Menurutnya, langkah ini bisa dikatakan wajar jika kondisi psikologis anak sudah mulai terganggu akibat paparan video atau lingkungan yang tidak kondusif.

Dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Nanda Persada diminta memberikan pandangannya terkait rencana Ruben Onsu yang ingin menggugat balik hak asuh anak-anaknya. Ia diminta menilai apakah langkah tersebut pantas dilakukan mengingat sejumlah video yang beredar belakangan ini.

"Ya, dengan adanya potongan-potongan video itu, ya, akhirnya publik, netizen, juga kan marah, gitu, melihat apa video yang beredar, gitu, ya, enggak pantes, lah, gitu," ujar mantan manajer Sarwendah dalam tayangan YouTube SelebTubeTV (13/6/2026)

Ia melanjutkan dengan menyoroti dampak dari video-video tersebut terhadap kondisi psikologis anak.

"Dan itu juga kan membuat psikologi anak jadi terganggu dan bingung, gitu. Dan orang tua mana sih yang senang lihat anaknya kayak gitu, dengan, atau orang lain, lah, yang belum juga jadi bapak sambung yang resmi juga, gitu, kan, ya. Itu akhirnya jadi ke mana-mana. Jadi, makanya itulah, jangan pernah membuat statement yang setengah-setengah, lah, gitu, dan apalagi nantangin netizen, gitu. Waduh, jangan, deh. Itu fatal, gitu," lanjutnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah langkah Ruben Onsu untuk mengambil hak asuh anak sudah pantas dilakukan mengingat situasi yang dianggap sudah cukup mengkhawatirkan, Nanda Persada memberikan jawabannya.

"Iya. Kalau memang sudah mengkhawatirkan buat psikis anak, aku rasa wajar untuk Ruben untuk ambil langkah selanjutnya. Walaupun nanti, walaupun di Ruben, tetap haknya Wenda sebagai ibu juga jangan dinihilkan juga, gitu, ya," tuturnya.

Ia pun menambahkan bahwa hak antara kedua orang tua seharusnya tetap berjalan seimbang.

"Sama-sama seimbang, lah, mestinya, gitu, karena anak-anak punya hak yang sama juga dari orang tuanya," tambahnya.

Lebih lanjut, awak media juga menyinggung soal salah satu anak Sarwendah dan Ruben Onsu yang masih berusia 6 tahun namun sudah menyebut kata "pencitraan", serta mempertanyakan apakah perilaku tersebut memang merupakan karakter asli Sarwendah yang ia kenal selama menjadi manajernya.

"Yang aku kenal, Sarwendah enggak kayak gini. Makanya aku bingung, loh. Ini benar Wenda yang aku kenal apa enggak, sih, gitu. Ini kok beda, ya? Apa pengaruh lingkungan, aku enggak tahu. Apa orang-orang sekitar, aku juga enggak tahu," ungkap mantan manajer Sarwendah.

Ia menambahkan bahwa video-video yang beredar dari orang-orang di sekitar Sarwendah dinilai tidak pantas dan menjadi salah satu pemicu kemarahan publik.

"Tapi yang jelas, ada kan video-video dari orang-orang sekitar itu yang memang enggak pantes, yang sebaiknya, apa, ya, semua orang marah, lah, ngeliatnya, gitu. Ini apa-apaan, sih, nih, orang-orang sekeliling ini kok jadi bikin parah. Sebenarnya, orang-orang sekitar tuh yang bikin parah sebenarnya," pungkasnya.

Sementara itu, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, membenarkan bahwa pihaknya memang sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk menggugat hak asuh anak dari Sarwendah. Pertimbangan serius ini muncul setelah mencuatnya sejumlah polemik pasca perceraian yang dinilai dapat memengaruhi kondisi psikologis dan perkembangan emosional anak-anak mereka.

Ada beberapa alasan utama yang membuat Ruben Onsu mempertimbangkan langkah tersebut. Pertama, Ruben merasa diperlakukan seperti orang asing oleh anak-anaknya dan merasa kurang percaya diri untuk bertemu karena menduga ada doktrin atau masukan kurang baik yang diberikan di lingkungan pengasuhan saat ini.

Kedua, konflik juga memanas akibat video viral yang memperlihatkan anak-anak memanggil Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah, dengan sebutan "Daddy Gio" saat melakukan siaran langsung. Ruben menegaskan dirinya masih ada sebagai ayah kandung dan meminta semua pihak menjaga sikap agar tidak membingungkan anak-anak.

Ketiga, publik dan lembaga perlindungan anak juga sempat menyoroti aktivitas anak-anak di bawah umur yang dilibatkan dalam konten live streaming komersial di media sosial. Pihak Ruben mengkhawatirkan adanya indikasi eksploitasi anak dalam hal ini.

Keempat, Ruben mengeluhkan tidak adanya komunikasi yang sehat mengenai mekanisme pengasuhan bersama, seperti pengaturan waktu acara ulang tahun anak agar tidak bentrok dengan jadwal kerjanya.

Terkait status langkah hukum saat ini, pihak Ruben menyatakan tidak ingin mengambil keputusan berdasarkan emosi semata dan masih mencari momentum yang tepat. Jika pihak Sarwendah menunjukkan itikad baik untuk berdiskusi demi kepentingan terbaik anak-anak, gugatan resmi ke pengadilan mungkin tidak perlu dilakukan. 

Namun, jika situasi terus memburuk dan provokasi di ruang publik tetap berlanjut, Ruben Onsu disebut siap menempuh jalur hukum secara total demi melindungi masa depan anak-anaknya.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral