news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase Foto Sarwendah dan Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000

Disebut Sindir Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Alasan di Balik Unggahan 200 Juta vs Waktu Bersama Anak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, buka suara soal unggahan kontroversial 200 juta vs waktu bersama anak yang disebut sindir Sarwendah. 
Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, kembali menjadi sorotan setelah unggahannya di Instagram pribadi memicu perdebatan di kalangan warganet. 

Unggahan yang dibuat dua hari lalu tersebut dianggap menyinggung pihak Sarwendah terkait polemik hak asuh dan nafkah anak yang masih membayangi Ruben Onsu dan Sarwendah. 

Dalam unggahannya, Minola Sebayang menulis pertanyaan, "Mana yg lebih simple, memberikan anak ketemu ayahnya sesuai perjanjian atau memberikan biaya 200 jt setiap bulan?? Apa jawabannya, teman-teman??"


Unggahan Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. (Sumber: Instagram @minola6000)

Unggahan tersebut langsung mendapat banyak reaksi dari warganet. Sebagian besar warganet menyatakan bahwa memberikan akses kepada seorang ayah untuk bertemu anak-anaknya jauh lebih mudah dibandingkan menyiapkan biaya 200 juta setiap bulan. 

Namun, tak sedikit pula yang menilai unggahan tersebut sebagai bentuk sindiran terhadap pihak Sarwendah, sehingga membuat Minola Sebayang akhirnya memberikan keterangan resmi pada 16 Juni 2026.

Terkait isu biaya nafkah sebesar 200 juta rupiah per bulan untuk anak-anak Ruben Onsu, pihak Ruben menekankan bahwa bagi mereka, meluangkan waktu bersama anak jauh lebih penting dan lebih sederhana untuk dilaksanakan dibandingkan membicarakan masalah uang tersebut.

"Saya enggak menyindir. Saya enggak menyindir. Saya hanya ingin mengajak masyarakat untuk berpikir realistis. Kalau memang misalnya ada kondisi, satu kondisi itu adalah kita menyerahkan anak-anak yang ada dalam kekuasaan kita untuk berkumpul bersama dengan ayahnya atau ibunya sesuai dengan apa yang diperjanjikan, 2-3 hari," ujar Minola Sebayang.

Ia melanjutkan dengan membandingkan kondisi tersebut dengan opsi pemberian nafkah. 

"Terus, kemudian ada kondisi untuk memberikan biaya nafkah sebesar 200 juta. Kira-kira mana yang lebih mudah dilaksanakan, mana yang lebih simpel dilaksanakan. Hanya itu saja," katanya.

Minola menjelaskan bahwa pertanyaannya muncul karena ia melihat ada gambaran di masyarakat yang menganggap penyediaan uang 200 juta lebih sederhana dibandingkan memberikan waktu bagi anak untuk berkumpul dengan ayahnya. 

"Karena kan kelihatannya seolah-olah gambaran masyarakat ini, menyiapkan uang 200 juta itu lebih simpel daripada menyerahkan anak untuk memiliki waktu kumpul bersama dengan ayahnya. Nah, ini yang kadang-kadang saya perlu tahu, sebenarnya seperti apa pandangan masyarakat," ujarnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:10
05:03
05:54
03:52
01:01
03:23

Viral